Ingin Menabung tapi Gaji Kecil? Begini Caranya...

Kompas.com - 23/02/2021, 10:35 WIB
. Shutterstock.

KOMPAS.com - Menabung kerap kali menjadi lebih mudah diucapkan daripada dilakukan - bahkan jika kita sedang memiliki banyak uang.

Namun, ketika penghasilan rendah atau hidup dengan gaji yang hanya cukup untuk membayar tagihan, menabung tentu menjadi hal yang jauh lebih sulit.

Untungnya, ada cara efektif dan cerdas untuk mengubah hubungan kita dengan uang dan mulai menabung, tanpa harus menunggu mendapat gaji besar.

Baca juga: 5 Langkah Menerapkan Kakeibo, Seni Menabung Ala Orang Jepang

“Untuk orang-orang yang merasa kewalahan saat ini, dan mencoba menemukan cara untuk menabung, penting untuk diingat bahwa ini bukan tentang penghasilan."

"Ini lebih tentang bagaimana mengelola apa yang sudah kita miliki,” kata Bola Sokunbi dari Clever Girl Finance, salah satu platform keuangan pribadi terbesar untuk wanita.

“Lagi pula, kebiasaan ini harus dibangun untuk membangun kekayaan ketika kita sudah menghasilkan lebih banyak uang di masa depan,” lanjut dia.

Namun, bagaimana kita bisa menyisihkan uang, ketika gaji yang kita hasilkan terasa kecil dan bahkan kurang untuk kehidupan sehari-hari?

Menurut Bola Sokunbi, kuncinya adalah melakukan sedikit demi sedikit. Bahkan hal terkecil yang dapat kita sisihkan setiap minggu dapat membuat perbedaan besar seiring berjalannya waktu.

“Tengok kebiasaan belanja kita saat ini, dan melihat apakah ada peluang dalam anggaran tersebut untuk dikurangi,” kata Sokunbi.

Baca juga: Sulit Menabung? Coba Perhatikan Solusi Ini...

"Tanamankan pengertian, saya sedang melalui masa yang sulit sekarang, tapi saya ingin keuangan saya baik,” sebut dia lagi.

Berkomitmen menabung Rp 10.000 misalnya, akan terasa jauh lebih ringan ketimbang membayangkan untuk menabung uang ratusan ribu sekaligus dalam sebulan.

“Dan tidak ada salahnya menabung dalam jumlah kecil,” kata Sokunbi.

Biasanya, saat kita membiasakan diri untuk secara otomatis menyimpan sebagian kecil dari gaji sebagai tabungan, maka kita akan terbiasa memperhatikan dengan teliti cara kita membelanjakan uang.

Baca juga: Mengapa Wanita Usia 20 Jarang Menabung?

Adakah biaya yang dapat kita potong? Misalnya, biaya keanggotaan pusat kebugaran yang tak terpakai selama masa pandemi Covid-19. 

Atau, kita bisa mengurangi biaya beragam aplikasi/layanan bulanan?

“Daerah di mana orang paling sering mengeluarkan uang berlebihan adalah untuk makan, terutama karena banyak dari kita yang berada di rumah."

"Bosan dengan masakan di rumah, dan lalu memesan makanan berulang kali atau bahkan berlebihan," kata Sokunbi.

Jadi, jangan pernah meremehkan kemampuan kita untuk berhemat dengan menutup beberapa kebocoran pengeluaran.

Baca juga: Ayah Ibu, Tak Ada Salahnya Ajarkan Anak Menabung di Bank

Meskipun menjaga diri sendiri harus selalu menjadi prioritas, penting pula untuk mempertimbangkan seberapa banyak dan seberapa sering untuk memanjakan diri.

“Banyak orang yang menyukai perawatan diri, tetapi ketika kita menambahkan semua produk kecantikan, produk rambut, dan semua hal yang dibeli, lalu ternyata tidak digunakan."

Baca juga: Cara Menabung untuk Pekerja Pemula

"Mungkin, kita merasa jumlah barang-barang itu sedikit, tapi sebenarnya sama dampaknya untuk menjadi masalah besar yang sebenarnya bisa kita simpan di tabungan," kata Sokunbi.

Jadi apa kunci menabung?

Ingatlah, untuk selalu melakukan yang terbaik semampu kita. Jika kita dapat menabung 10 persen dari gaji setiap bulan, itu bagus.

"Tetapi, jika lebih atau kurang dari itu yang bisa ditabung, itu pun bagus," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X