Kompas.com - 23/02/2021, 11:24 WIB
Ilustrasi rupiah Shutterstock/MelimeyIlustrasi rupiah

KOMPAS.com - Mendapat kesempatan untuk mulai mengelola keuangan sendiri kerap kali menjadi tanda seseorang memulai fase kehidupan dalam "kemerdekaan" dan kedewasaan.

Saat kita pertama kali mendapatkan penghasilan, maka kita memiliki kebebasan penuh untuk memakai dan membelanjakan uang tersebut. 

Namun, di balik masa "kemerdekaan" yang datang, tak boleh dilupakan pula tentang tanggung jawab yang besar yang datang bersamaan dengan itu.

Sebab, ketika pakaian, mobil, atau kafe baru tentu menarik perhatian, tetap akan lebih bijaksana untuk tak berpaling dari upaya mengatur keuangan.

Ya, meski usaha semacam ini kerap membosankan. Tapi percayalah, ini akan sangat berguna.

Baca juga: Ingin Menabung tapi Gaji Kecil? Begini Caranya...

Lagi pula, kita perlu selalu menyadari bahwa uang yang ada dalam rekening bank kita tetap memiliki batasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga, terlalu memanjakan diri dengan memenuhi apa yang kita inginkan dapat membahayakan masa depan kita. 

Lantas, langkah apa yang harus kita lakukan?

Sebelum kita menyelami ke dalamnya, mari kita pahami beberapa istilah yang mungkin dikatakan oleh para penasihat keuangan dalam membangun rencana finansial yang baik.

1. Anggaran

Hal utama dan pertama adalah kita perlu menetapkan anggaran hidup untuk diri sendiri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X