Kompas.com - 24/02/2021, 06:36 WIB
Presiden Joko Widodo mengenakan kemeja cheongsam rancangan Anne Avantie pada perayaan Imlek 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (20/2/2021). DOK ANNE AVANTIEPresiden Joko Widodo mengenakan kemeja cheongsam rancangan Anne Avantie pada perayaan Imlek 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (20/2/2021).

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo turut hadir dalam perayaan Imlek 2021, Sabtu (20/2/2021) lalu.

Meski perayaan Imlek tahun ini dilakukan secara virtual, namun Jokowi tetap tampil prima dengan pilihan baju yang dikenakannya.

Kali ini, Jokowi kembali mengenakan rancangan desainer Anne Avantie.

Dari segi warna, kemeja cheongsam yang dikenakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu didominasi warna merah, sama seperti rancangan Anne yang dikenakannya pada Imlek tahun lalu.

Warna merah yang dominan berpadu dengan sentuhan warna emas yang membuat keseluruhan busana menjadi tampak begitu elegan.

Namun, aplikasi motif burung sawunggaling pada sisi kanan kemeja cheongsam memberi kesan pembeda tersendiri.

Motif tersebut tampak begitu mencolok karena ukurannya yang terbilang cukup besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Anne, ia ingin memberikan sentuhan yang unik pada pakaian yang dikenakan presiden pada Imlek tahun ini.

"Tahun lalu saya rada-rada takut. Tapi tahun ini saya ingin bapak presiden lebih gaya dan bisa fashionable untuk ukuran seorang kepala negara," ungkap Anne kepada Kompas.com.

Baca juga: Jokowi Kenakan Baju Cheongsam Rancangan Anne Avantie

Desainer Anne Avantie berpose bersama baju rancangannya yang dikenakan oleh Presiden Joko Widodo pada perayaan Imlek 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (20/2/2021).DOK ANNE AVANTIE Desainer Anne Avantie berpose bersama baju rancangannya yang dikenakan oleh Presiden Joko Widodo pada perayaan Imlek 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (20/2/2021).

Desainer asal Semarang itu kemudian merinci tentang pemilihan desain pada pakaian dengan bahan utama kain emboss motif sulam itu.

Menurutnya, warna merah yang menjadi warna dasar pakaian adalah simbol dari semangat dan keberuntungan.

Sementara warna emas adalah sebuah perwujudan dari sebuah kesempatan baik.

Nilai-nilai positif dari kedua warna tersebut kemudian dikawinkan dengan motif burung sawunggaling yang memesona.

Anne mengatakan, burung sawunggaling menunjukkan nilai keindahan, kekuatan dan ketegaran.

Semua nilai-nilai yang tersirat dalam rancangan tersebut adalah bentuk doa untuk menyambut tahun yang baru.

"Semoga menjadi sebuah wujud semangat dan keberuntungan, serta keindahan dan ketegaran dalam menyambut dan mengisi tahun 2021," kata Anne.

Baca juga: Cara Anne Avantie Merayakan Hari Batik Nasional

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.