Kompas.com - 25/02/2021, 07:32 WIB
Ilustrasi mengukur suhu badan ketika demam. PEXELS/COTTONBROIlustrasi mengukur suhu badan ketika demam.

KOMPAS.com - Banyak dari kita yang menganggap suhu badan normal berkisar pada 37 derajat Celcius.

Tapi, ini adalah angka rata-rata. Sebab, setiap tubuh sebetulnya bisa memiliki suhu yang sedikit lebih rendah atau sedikit lebih tinggi.

Tapi, suhu badan di atas atau di bawah angka tersebut tak lantas dikatakan sakit.

Ada beberapa faktor lain yang memengaruhi suhu badan, termasuk usia, jenis kelamin, jam pengukuran suhu, hingga tingkat aktivitas.

Orang yang lebih tua, misalnya, tubuhnya cenderung lebih sulit menyimpan panas sehingga suhu badannya cenderung lebih rendah.

Baca juga: Cara Mengetahui Tubuh Demam Tanpa Termometer

Jadi, berapa suhu badan normal manusia?

Melansir Healthline, berikut kisaran suhu badan normal berdasarkan usia:

  • Bayi dan anak: 36,6 hingga 37,2 derajat Celcius.
  • Dewasa: 36,1 hingga 37,2 derajat Celcius.
  • Lanjut usia (di atas 65 tahun): suhu tubuh rata-rata di bawah 37 derajat Celcius.

Namun, ingatlah bahwa suhu badan bisa bervariasi pada setiap orang.

Kita bisa saja memiliki suhu badan 0,6 derajat Celcius lebih rendah atau lebih tinggi daripada angka rata-rata yang telah disebutkan di atas.

Lalu, apa gunanya mengetahui kisaran suhu badan normal?

Mampu mengidentifikasi suhu badan normal bisa membantu kita lebih mudah untuk mengetahui ketika suatu saat mengalami demam.

Biasanya demam tidak berbahaya dan hilang dalam waktu beberapa hari setelah beristirahat.

Namun, jika suhu badanmu meningkat menjadi terlalu tinggi dan terjadi berkepanjangan atau disertai gejala keparahan, maka carilah bantuan medis.

Beberapa gejala yang patut diwaspadai di antaranya:

  • Suhu badan mencapai 39,4 derajat Celcius.
  • Demam lebih dari tiga hari berturut-turut.
  • Demam disertai gejala lain, seperti muntah, sakit kepala, sakit dada, sakit tenggorokan, hingga kesulitan bernapas.

Sementara pada bayi atau anak kecil, sulit untuk menentukan kapan perlu ke dokter. Namun, sebaiknya hubungi dokter anak jika:

  • Bayi mengalami demam dan usianya kurang dari tiga bulan.
  • Bayi berusia tiga bulan hingga tiga tahun, serta memiliki suhu badan 38,9 derajat Celcius.
  • Anak berusia tiga tahun ke atas dan memiliki suhu badan 39,4 derajat Celcius.
  • Bayi atau anak menunjukkan gejala lain, seperti leher kaku atau sakit kepala parah, sakit tenggorokan atau sakit telinga, ruam yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya, muntah-muntah dan diare, hingga menunjukkan tanda dehidrasi.

Baca juga: Jangan Panik, Lakukan Ini di Rumah Saat Anak Demam

Dokter nantinya akan memeriksa penyebab demam dan memberikan pengobatan yang bisa membantu agar suhu badan kembali normal.

Namun, ketahuilah bahwa suhu badan yang terlalu rendah juga perlu menjadi perhatian.

Sebab, bisa jadi kamu mengalami hipotermia.

Untuk dewasa, suhu badam yang berada di bawah 35 derajat Celcius sudah tergolong hipotermia.

Hipotermia dapat mengancam nyawa jika tidak terobati.

Jadi, baik ketika mengalami perubahan suhu badan menjadi lebih tinggi maupun lebih rendah dari angka normal, dan disertai gejala yang perlu diwaspadai, carilah bantuan medis.

Mendapatkan penanganan medis segera bisa mencegah kondisi yang tidak diinginkan berkembang parah.

Baca juga: Demam Biasa atau Gejala Covid-19, Adakah Perbedaannya?



Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X