Kompas.com - 25/02/2021, 12:28 WIB
Ilustrasi anak kucing. PIXABAY/DAVID MARKIlustrasi anak kucing.

Kita juga bisa meminta seseorang membantu dengan memegang kucing saat sedang membersihkan telinga. Melakukannya sambil duduk akan memberi kita kendali lebih.

Pastikan kita menempatkannya pada posisi di mana kita dapat dengan mudah melihat ke telinganya sambil menggendongnya.

Baca juga: Cara Kenali Mood Kucing dari Posisi Daun Telinganya

3. Jadikan momen membersihkan telinga menyenangkan

Kucing dapat mendeteksi dengan tajam dan mengetahui kapan kita akan melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan padanya seperti memberikan pil.

Dia akan menemukan tempat untuk bersembunyi sampai yakin ancamannya sudah berakhir.

Maka, buatlah momen membersihkan telinga jadi hal yang paling menyenangkan dengan mengalihkan perhatiannya.

Ajak kucing bermain terlebih dahulu atau membersihkan telinganya saat dia sudah dalam keadaan santai.

Pastikan untuk memberinya camilan sebelum dan sesudah pembersihan agar dia dapat mengaitkan pembersihan telinga sebagai sesuatu yang positif.

Baca juga: Hewan Peliharaan Bantu Kurangi Stres dan Kecemasan

4. Periksa area telinga sebelum membersihkan

Sebelum memulai proses pembersihan yang sebenarnya, periksa telinga kucing dengan baik.

Kita perlu mengetahui apakah ada pembengkakan, kulit kering, kotoran telinga berlebih, atau bau. Sebab, hal ini dapat mengindikasikan masalah medis lain yang harus ditangani dengan dokter hewan.

Gunakan senter kecil untuk memeriksa saluran telinga. Lakukan tes penciuman setiap kali membersihkan telinganya sehingga kita dapat mendeteksi saat telinganya memiliki bau yang berbeda. Bau tidak sedap yang keluar dari telinga kucing adalah tanda pasti adanya masalah.

Proses pembersihan telinga mungkin perlu dimulai dengan perawatan. Jika sudah ada kotoran dan rambut kusut di sekitar telinga, kita harus menghilangkan rambut dari sekitar liang telinga dan penutup telinga supaya tidak membuat penumpukan kotoran penyebab infeksi.

Baca juga: 8 Alasan untuk Tak Tidur Bersama Kucing

5. Rawat telinga kucing dengan baik

Sama seperti manusia yang diperingatkan untuk tidak pernah memasukkan kapas ke dalam liang telinga, hal yang sama berlaku untuk teman kucing kita.

Dokter hewan mengatakan, kita dapat menggunakan penyeka kapas untuk membersihkan kotoran dari lipatan penutup telinga luar, tetapi jangan pernah menggali bagian dalam. Gunakan cairan khusus.

Pegang ujung telinga ke belakang agar kita dapat melihat seluruhnya ke dalam, sehingga pembersihan dilakukan dengan ketelitian dan keefektifan.

Saat kita menahan ujungnya ke belakang, oleskan larutan sesuai petunjuk dan gosok bagian dasar telinga untuk mengarahkannya ke bawah.

Seperti yang kita duga, kucing akan menggelengkan kepalanya untuk mencoba menghilangkan residu.

Kita bisa menghilangkan kelebihan kotoran dengan membungkus kasa medis di sekitar ujung jari dan menyekanya dengan lembut. Bola kapas atau bantalan akan bekerja sama efektifnya.

Baca juga: 7 Penyebab Kucing Tiba-tiba Tidak Mau Makan

6. Jangan membersihkan secara berlebihan

Seminggu sekali adalah waktu yang normal untuk melakukan pembersihan pada telinga kucing.

Sementara itu, kucing dalam ruangan membutuhkan lebih sedikit pembersihan daripada kucing luar ruangan. Tetapi cukup periksa telinganya setiap minggu.

Jika kucing kita mengalami infeksi telinga atau kondisi medis terkait telinga lainnya, ikuti perintah dokter hewan untuk frekuensi pembersihan yang sesuai.

Halaman:


Sumber BHG
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X