Kompas.com - 26/02/2021, 04:30 WIB
Ilustrasi sakit kepala saat bangun pagi. SHUTTERSTOCKIlustrasi sakit kepala saat bangun pagi.

"Pencatatan ini akan sangat membantu sehingga dapat diketahui seberapa sering sakit kepala terjadi," kata dia.

Selain itu, pencatatan juga dapat menjadi informasi berguna bagi penyedia layanan kesehatan untuk menentukan jenis sakit kepala dan cara mengatasinya.

Jenis sakit kepala

Menurut Dr Sonu, ada lima jenis sakit kepala kronis. Masing-masing memiliki ciri dan penanganan yang berbeda. 

1. Migrain kronis

Umumnya migrain terjadi episodik artinya muncul sesekali dan rasa sakitnya akan hilang. Namun migrain periodik dapat berkembang menjadi kronis.

“Ada studi epidemiologi yang menyatakan bahwa migrain episodik dapat menjadi kronis pada sekitar 2,5 persen pasien migrain setiap tahun,” kata Dr. Soni.

Menurut dia, hal itu merupakan perjalanan alami dari penyakit. Selain itu, ada faktor potensial lainnya yakni gaya hidup.

Misalnya, penggunaan obat sakit kepala secara berlebihan. Entah yang diresepkan atau dijual bebas.

Saat obat digunakan secara konstan, tubuh beradaptasi untuk mengatasi rasa sakit.

Baca juga: 5 Cara Mengetahui Sakit Kepala sebagai Gejala Covid-19

Hal itulah yang dapat membuat sakit kepala menjadi lebih sering dan lebih parah. Bahkan bisa terjadi setiap hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X