Kompas.com - 26/02/2021, 04:30 WIB
Ilustrasi sakit kepala saat bangun pagi. SHUTTERSTOCKIlustrasi sakit kepala saat bangun pagi.

"Umumnya sakit kepala pasca-trauma muncul setelah cedera dan sembuh dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan," kata Dr. Soni.

"Tetapi beberapa pasien mengembangkan periode yang lebih panjang sehingga menjadi kronis," tambah dia.

4. Sakit kepala baru

Menurut Dr. Soni, sakit kepala jenis ini terus terjadi setiap hari tanpa riwayat sebelumnya.

"Ini jenis sakit kepala yang terjadi setiap hari dan terus-menerus, tanpa periode bebas rasa sakit," kata dia.

Sakit kepala ini dapat memengaruhi kedua sisi kepala. Gejalanya mirip dengan migrain dan sakit kepala tipe tegang.

5. Hemicrania continua

Ini adalah gangguan sakit kepala yang cukup langka. Sakit kepala ini melibatkan satu sisi kepala yang terjadi setiap hari, terus-menerus, dan intensitas naik turun.

Hemicrania continua juga berbeda dari jenis sakit kepala lainnya. Biasanya ditandai dengan gejala lain seperti mata robek atau kemerahan di sisi yang sama.

"Gejala lainnya hidung tersumbat atau meler di sisi yang sama dengan rasa sakit di kepala," kata Dr. Soni.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X