Kompas.com - 26/02/2021, 04:30 WIB
Ilustrasi sakit kepala saat bangun pagi. SHUTTERSTOCKIlustrasi sakit kepala saat bangun pagi.

Dia mengatakan, belum ada penyebab pasti dari jenis sakit kepala ini.

Pengobatan

Untuk mengatasi sakit kepala kronis, entah migrain atau tipe tegang, butuh perawatan pencegahan sejak awal.

"Perawatan pencegahan biasanya minum obat setiap hari, terlepas mengalami sakit kepala atau tidak,” kata Dr. Soni.

Baca juga: Kelelahan dan Sakit Kepala, Gejala Umum Covid-19 pada Anak

Minum obat dapat mengurangi rasa sakit keseluruhan yang dialami. Pada migrain, obat yang diminum adalah obat-obatan yang biasanya digunakan untuk kejang, tekanan darah, dan depresi.

Sedangkan untuk sakit kepala tipe tegang, obat yang dikonsumsi adalah obat kejang, antidepresan, atau pelemas otot.

Jika setelah minum obat lebih dari dua hari selama seminggu sakit juga tak kunjung berakhir, maka segera hubungi layanan kesehatan untuk tindakan pencegahan lain.

Kemudian, untuk pengobatan sakit kepala pasca-trauma dan sakit kepala harian yang baru dialami menyesuaikan dengan gejalanya.

Untuk hemicrania continua, pasien biasanya merespons obat anti inflamasi yang disebut indometasin.

“Respons terhadap indometasin merupakan bagian dari proses diagnostik untuk hemicrania continua."

"Dokter akan melakukan uji coba yang bersifat diagnostik dan terapeutik untuk pasien," kata Dr. Soni.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X