Apakah Tambalan Amalgam Masih Layak Dipakai?

Kompas.com - 26/02/2021, 08:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Peraturan lainnya adalah Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 57 tahun 2016 tentang rencana aksi nasional pengendalian dampak kesehatan akibat pajanan merkuri tahun 2016-2020.

Fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia sudah tidak menggunakan tambalan gigi amalgam sebagai pilihan bahan tambal gigi untuk pasien.

Baca juga: 5 Masalah Umum Gigi dan Mulut, serta Cara Mengatasinya

Kesimpulan
Sebaiknya gunakan bahan tambalan gigi yang aman digunakan dalam jangka waktu panjang, tentunya keputusan ini harus dibuat bersama antara dokter gigi dan pasien, berdasarkan pertimbangan kasus, waktu, dan biaya.

Penggunaan tambalan gigi amalgam di dunia kedokteran gigi masih ada, karena terlihat masih adanya produsen dan konsumen.

Namun, di Indonesia, target untuk menuju Indonesia bebas merkuri sudah dibuat peraturannya oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, berdasarkan efek samping bagi tubuh manusia dan lingkungan yang dihasilkan merkuri dalam jangka waktu panjang.

drg. Citra Kusumasari, SpKG(K), Ph.D

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X