Kompas.com - 01/03/2021, 06:01 WIB
Ilustrasi minum kopi. PEXELS/DOMINICA ROSECLAYIlustrasi minum kopi.

Jika kamu sudah tidak merasakan efek stimulan kafein meski sudah mengonsumsi kafein dalam batasan tersebut, mungkin tubuhmu sudah membentuk toleransi yang terlalu tinggi terhadap kafein.

Sebab, minum lebih banyak dari jumlah tersebut bisa menyebabkan efek negatif, seperti sakit kepala atau insomnia.

Jadi, jika kopi rasanya sudah tidak memberi efek buatmu, cobalah jeda sejenak.

Menurut ahli gizi teregistrasi, Morgyn Clair, toleransi terhadap kopi bisa diminimalisasi dengan mengurangi konsumsi kafein.

"Jeda minum kafein bisa membantu tubuhmu lebih sensitif terhadap efek-efek kafein," kata dia.

Akan tetapi, jangan sembarangan memangkas asupan kafein jika memang kamu terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah banyak setiap harinya.

Sebab, mengurangi secara drastis asupan kafein malah bisa menyebabkan sakit kepala dan suasana hati yang mudah terganggu.

Jadi, cobalah untuk mengurangi jumlahnya sedikit demi sedikit.

Untuk strategi yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuhmu, cobalah meminta saran medis kepada ahli gizi.

Baca juga: Perhatikan, 6 Efek yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Minum Kopi

3. Terlalu kelelahan
Jika kamu masih merasakan kantuk meski sudah minum kopi, bisa jadi kamu memang sudah terlalu lelah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X