Inspirasi Gaya Trekking '70-an dan Pegunungan Himalaya pada Koleksi Onitsuka Tiger

Kompas.com - 01/03/2021, 14:59 WIB
Koleksi Autumn/Winter 2021 Onitsuka Tiger Onitsuka TigerKoleksi Autumn/Winter 2021 Onitsuka Tiger
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Brand asal Jepang, Onitsuka Tiger, untuk pertama kalinya menggelar Koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2021 di Milan Fashion Week (MFW) pada akhir pekan lalu, Sabtu (27/2/2021).

Dalam pergelaran yang disiarkan secara digital ini, Onitsuka tidak hanya tampil dengan jajaran sepatu terbarunya, tetapi juga lewat koleksi busana yang terinspirasi dari Pegunungan Himalaya, serta gaya hiking dan trekking tahun '70-an.

Semenjak desainer Andrea Pompilio bergabung, Onitsuka Tiger mulai mempertunjukkan koleksi pakaian siap pakai di Pitti Immagine Uomo pada 2013, dan pada 2014 memindahkan acaranya ke Tokyo Fashion Week, acara mode terbesar di Jepang, lalu pada tahun ini ke Italia.

Mengapa Italia? Ya, Italia, terutama Milan adalah rumah dan studio Pompilio, selain bahwa Onitsuka Tiger juga baru membuka toko utama di Milan pada tanggal 18 Desember 2020.

Selain sebagai bentuk kehadiran Onitsuka di pasar Eropa yang selama ini dikuasai rumah-rumah mode setempat, acara ini juga merupakan bentuk dari tema desain "East Meet West".

Baca juga: Koleksi Autumn/Winter 2020 Onitsuka Tiger, Masih Setia pada Sol Chunky

Koleksi Autumn/Winter 2021 Onitsuka TigerOnitsuka Tiger Koleksi Autumn/Winter 2021 Onitsuka Tiger
Dalam koleksi kali ini, semakin terasa bahwa Andrea Pompilio ingin memadukan gaya tradisional Onitsuka dengan kemewahan rancangan haute couture rumah-rumah mode Eropa.

Koleksi Fall/Winter 2021 memadukan elemen desain minimalis berbahan nilon hitam dan abu-abu timah, dengan pilihan bahan yang terinspirasi oleh pegunungan Himalaya dan Trekking tahun 1970-an, ditandai dengan penggunaan warna-warna cerah seperti oranye, kuning, dan biru neon.

Seperti layaknya pakaian untuk trekking, koleksi ini juga mengedepankan fungsionalitas, yang sejak lama menjadi jiwa dari produk-produk Onitsuka Tiger.

Dalam pergelaran terlihat beberapa jaket bulu angsa, celana panjang ataupun pendek, dan ransel. Hal yang tidak ketinggalan adalah track suit poliester asetat yang dikembangkan dari model tahun '70-an. Dengan melihatnya saja, kita akan tahu bahwa itu adalah koleksi Onitsuka Tiger.

Baca juga: Onitsuka Tiger Rilis Ulang Tiga Sepatu Bersejarah dengan Logo Berbeda

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Onitsuka Tiger Indonesia (@onitsukatigerindonesia)

Lagi-lagi gaya Andrea Pompilio yang sering menggabungkan tradisi dan modernitas terlihat dari kombinasi dua konsep yang kontras - "vintage x art" dan "analog (lukisan tangan) x digital".

Sedangkan koleksi sepatu yang tampak, sepertinya merupakan kelanjutan seri sebelumnya, yang dihadirkan dalam warna berbeda, namun masih memperlihatkan bentuk yang serupa, yakni garis Onitsuka yang lebar, maupun sol yang lebih tebal.

Koleksi-koleksi ini akan hadir secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan di toko-toko Onitsuka Tiger.

Baca juga: Andrea Pompilio dan Kisah di Balik Rancangan Onitsuka Tiger



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X