Kompas.com - 01/03/2021, 19:28 WIB
Koleksi Musim Rintik 2019/2020 dari Sejauh Mata Memandang yang tersedia di area pameran Laut Kita Masa Depan Kita yang dibuka mulai dari tanggal 28 November 2019 hingga 2 Februari 2020 di Senayan City Curated Space, Level One, Jakarta Selatan. KOMPAS.com/Nabilla TashandraKoleksi Musim Rintik 2019/2020 dari Sejauh Mata Memandang yang tersedia di area pameran Laut Kita Masa Depan Kita yang dibuka mulai dari tanggal 28 November 2019 hingga 2 Februari 2020 di Senayan City Curated Space, Level One, Jakarta Selatan.

KOMPAS.com - Konsep sustainable fashion alias fashion berkelanjutan memang semakin marak digalakkan termasuk di industri lokal.

Gerakan ini menjadi bagian untuk menciptakan pola hidup yang ramah lingkungan. Pasalnya, industri fashion terbukti menjadi salah satu penghasil emisi karbon dunia yang cukup signifikan.

Gerakan ini sebelumnya lebih banyak digaungkan di negara barat sebelum akhirnya merambah pelaku industri lokal.

Tujuan dari konsep ini adalah menghasilkan produk fashion yang dalam proses penciptaannya lebih memperhatikan lingkungan. Mulai dari penggunaan bahan baku yang tidak merusak, menekan jumlah sampah yang dihasilkan dari industri, dan produksi yang lebih terbatas.

Implementasi lainnya yang juga banyak dilakukan adalah dengan mendaur ulang pakaian lama, membeli second hand produk sampai dengan clothing swap alias tukar pakai.

Tujuan dari sustainable fashion adalah keberadaan industri ini yang bukan hanya sekedar menghasilkan uang namun juga nilai-nilai lain yang lebih penting.

Beberapa tahun terakhir, sejumlah brand lokal sudah menunjukkan langkah yang konkret. Meski tentu saja ada sejumlah tantangan misalnya penurunan jumlah produksi yang tentu berakibat meningkatnya biaya.

Selama ini, jumlah produksi ditingkatkan untuk menekan biaya dan tentu saja keuntungan yang lebih besar.

Karena itu, salah satu hal yang perlu dipelajari adalah bagaimana fair trade bisa diterapkan. Jadi bukan hanya menguntungkan pemodal namun juga pengrajin dan berbagai pihak yang terlibat.

Langkah yang paling nyata juga ditunjukkan oleh sejumlah UMKM di bidang fashion selain brand lokal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X