Kompas.com - 01/03/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi bercinta. PEXELS/ANDREA PIACQUADIOIlustrasi bercinta.

4. Meninjau kembali obat yang dikonsumsi
Beberapa obat resep dan obat yang dibeli di apotek juga bisa berdampak terhadap kesuburan.

Misalnya, obat-obatan yang dikonsumsi ketika kemoterapi bisa berdampak terhadap kesuburan, baik itu sementara maupun permanen.

Penggunaan antibiotik jangka panjang juga bisa berdampak terhadap kualitas dan kuantitas sperma.

Namun, efek-efek tersebut biasanya akan hilang tiga bulan setelah berhenti mengonsumsi obat tersebut.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu tetapi sedang menjalani program hamil, cobalah berbicara dengan dokter atau profesional medis lainnya untuk memastikan apakah obat yang sedang Anda kondisi berdampak pada kesuburan atau tidak.

Baca juga: 10 Tanaman Obat Populer yang Bisa Ditanam Sendiri

5. Diet, berat badan, dan olahraga
Pola makan sehat dan seimbang, serta menjaga berat badan sehat sangatlah penting untuk menjaga sperma dalam kondisi yang baik.

Secara umum, pedoman makan sehat dan seimbang adalah sebagai berikut:

  • Mengonsumsi setidaknya lima porsi variasi buah-buahan dan sayur-sayuran.
  • Menyertakan makanan tinggi serat pada sesi makan utama, seperti kentang, roti, nasi, atau pasta.
  • Mengonsumsi susu atau alternatifnya, seperti minuman kedelai dan yogurt.
  • Menambahkan kacang-kacangan, ikan, telur, daging, dan sumber protein lainnya dalam pola makan harian.

Berat badan berlebih juga memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma.

Oleh karena itu, menurunkan berat badan dengan menerapkan pola makan sehat seimbang dan berolahraga rutin bisa meningkatkan kemungkinan istri cepat hamil.

Baca juga: Sukses Turunkan Berat Badan Walau Diet Longgar

6. Mengelola stres
Stres tidak hanya bisa memengaruhi hubungan, tetapi juga bisa menurunkan gairah pasangan. Pada akhirnya, kondisi itu juga akan mengurangi frekuensi berhubungan intim dan mengurangi peluang kehamilan.

Stres parah juga bisa membuat produksi sperma menjadi terbatas.

Jadi, jika sedang mengusahakan istri cepat hamil, cobalah untuk lebih rileks dan mengambil langkah untuk mengurangi stres.

Baca juga: 7 Hal yang Menjadi Penanda Stres, tetapi Jarang Disadari

Nah, jika segala upaya sudah Anda lakukan tetapi istri tak kunjung hamil, berkonsultasilah dengan dokter, terutama jika istri tidak bisa hamil meski sudah berusaha maksimal setelah satu tahun.

Halaman:


Sumber NHS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X