Kompas.com - 02/03/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Demi menciptakan sistem kekebalan tubuh yang baik, kita perlu menerapkan gaya hidup yang sehat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap pentingnya menerapkan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit serius atau kematian di usia dini.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat, kita juga dapat menjadi lebih produktif saat beraktivitas.

Baca juga: Aturan Konsumsi Protein untuk Maksimalkan Tujuan Kebugaran

Demikian pandangan yang disampaikan Mury Kuswari, ahli nutrisi, pengajar dan periset di Sport Nutrition & Fitness.

"Gaya hidup sehat dengan kondisi sekarang sudah tidak ada tawar-menawar lagi," sebut Mury dalam konferensi pers "20th L-Men Terpercaya" yang diadakan virtual pada Senin (1/3/2021).

"Sekarang ini banyak orang cenderung tidak menjalani gaya hidup yang sehat dan terbiasa 'mager'," kata Mury.

Kebiasan itu, menurut dia, dapat memicu kenaikan berat badan. "Kalau berat badan bertambah, daya tubuh menjadi tidak baik."

"Risikonya kita gampang sakit dan produktivitas menurun," kata dia.

Mury juga mengatakan, baik olahraga maupun menjaga asupan nutrisi sama pentingnya jika membicarakan mengenai gaya hidup sehat.

"Melakukan aktivitas fisik menjadi cara kita untuk mengadopsi gaya hidup sehat lainnya."

Baca juga: 11 Protein Terbaik untuk Perempuan

"Contohnya, dengan kita berolahraga, maka kita akan memperbaiki pola makan, tidak memilih makanan yang tidak sehat dan tidurnya lebih berkualitas, tidak lagi begadang," ucap dia.

Pentingnya asupan protein

Menurut Mury,salah satu nutrisi yang berfungsi menjaga kesehatan tubuh adalah protein, dan ini sering dilupakan.

Padahal, protein berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta memulihkan tubuh pasca berolahraga.

"Protein adalah salah satu zat penting yang mendukung aktivitas fisik kita."

"Protein berperan dalam sintesis otot, membantu pemulihan otot serta menghambat kerusakan jaringan otot setelah kita berolahraga," sambung dia.

Baca juga: Konsumsi Protein Jenis Ini supaya Panjang Umur

Lebih lanjut Mury juga mengingatkan, olahraga wajib dilakukan dengan porsi dan gerakan yang tepat.

"Porsi yang tepat di sini, kita tidak melakukan olahraga yang intensitasnya terlalu ringan atau berat, sesuaikan dengan kondisi tubuh," tutur dia.

"Jangan asal gerak saat berolahraga. Karena kalau kita tidak mengikuti gerakan yang benar, olahraganya jadi percuma."

Dia lalu menegaskan, setiap orang bebas memilih jenis olahraga yang diminati, dan sebaiknya bukan karena tren semata.

"Pastikan menyukai olahraga tersebut, sehingga bisa dilakukan terus-menerus," sambung dia.

"Jangan karena lagi musim sepeda, banyak orang bersepeda, kita memaksakan diri untuk ikut-ikutan. Karena apa yang jadi tren belum tentu cocok bagi kita," kata dia lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X