Kompas.com - 02/03/2021, 08:31 WIB
Pangeran George dan Pangeran William WOMAN'S DAY.COMPangeran George dan Pangeran William
|
Editor Wisnubrata

Orangtua di keluarga kerajaan tidak diizinkan memakaikan celana panjang kepada anak laki-laki mereka sampai anak itu berusia sekitar delapan tahun.

Tradisi bernama breeching itu dimulai di abad ke-16. Lewat tradisi breeching, anak laki-laki yang dipakaikan dressing gown atau gaun rias diganti dengan breeches atau celana.

"Celana panjang untuk anak laki-laki dianggap sebagai kelas menengah, kelas pinggiran."

Demikian menurut pakar etiket William Hanson, saat diwawancarai Harper's Bazaar.

"Tidak ada bangsawan yang ingin dianggap kaum pinggiran kota."

Baca juga: Ini Kebiasaan Berhemat ala Keluarga Kerajaan Inggris

6. Mengikuti aturan berpakaian yang sesuai tradisi

Anak-anak di lingkungan kerajaan selalu berpakaian tradisional ala Inggris dan kuno.

Pola tradisional seperti garis diizinkan, tetapi kita tidak akan menemukan Pangeran George memakai kaus dengan gambar hewan.

"Jika anak memakai hal-hal yang sederhana, itu akan abadi karena pakaian sederhana tidak akan ketinggalan zaman," sebut Rachel Riley, desainer yang mendandani Pangeran George.

"Saya pikir mereka lebih memilih pakaian klasik dan abadi, dibandingkan pakaian yang menarik perhatian."

Baca juga: Kontroversi Fesyen dalam Sejarah Keluarga Kerajaan Inggris

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X