Kompas.com - 02/03/2021, 08:31 WIB
Foto resmi pembaptisan bayi Archie Foto resmi pembaptisan bayi Archie
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Jika membicarakan gaya pengasuhan atau parenting, keluarga kerajaan Inggris tentu mempunyai aturan berbeda ketimbang masyarakat awam.

Sebagai contoh, dalam mendandani anak, orangtua anggota keluarga kerajaan harus memberikan pakaian yang sudah ditentukan.

Para orangtua juga wajib mengajarkan anak agar bisa bertingkah laku sopan.

Memang, saat mendiang Putri Diana masih hidup, ada gaya pengasuhan yang berubah. Di masa Putri Diana, berpelukan dan pergi makan ke restoran mulai diizinkan.

Akan tetapi, beberapa aturan "lama" tetap dipertahankan dan harus dipatuhi seluruh anggota bangsawan Inggris tanpa terkecuali.

"Ratu Elizabeth di tahun 50-an mengatakan dia ingin anak-anaknya dibesarkan senormal mungkin, tapi itu hanya impian," jelas Ingrid Seward, penulis Royal Children.

Baca juga: Bakat dan Hobi Anggota Kerajaan Inggris, dari Fotografi hingga Melukis

Nah, apa saja sih gaya pengasuhan anak yang harus ditaati anggota keluarga kerajaan Inggris?

1. Mengumumkan kelahiran anak

Pangeran William dan Kate Middleton, membawa Putri Charlotte Circa, saat kelahirannya di tahun 2015 SHUTTERSTOCK Pangeran William dan Kate Middleton, membawa Putri Charlotte Circa, saat kelahirannya di tahun 2015
Saat ada anak yang lahir, orangtua di keluarga kerajaan harus mengikuti adat tertentu.

Penguasa saat ini, yaitu Ratu Elizabeth II, harus menjadi orang pertama yang diberitahu tentang kelahiran anak tersebut.

Pengumuman juga akan ditempatkan di atas kuda-kuda di depan Istana Buckingham, dan diunggah ke akun media sosial resmi keluarga kerajaan Inggris.

Beberapa hari setelah anak lahir, publik mendapat kesempatan untuk menyaksikan anak yang lahir dengan didampingi orangtuanya.

Kelahiran ketiga anak Pangeran William dan Kate Middleton, diungkap ke publik di tangga Lindo Wing of St. Mary Hospital di London.

Sedangkan, Pangeran Harry dan Meghan Markle mengumumkan kelahiran Archie Mountbatten-Windsor di St. George's Hall di Windsor Castle.

2. Anak keluarga kerajaan harus dibaptis

Anak-anak keluarga kerajaan Inggris serta calon pewaris takhta harus dibaptis.

Meghan Markle dibaptis di Church of England sebelum ia menikah dengan Pangeran Harry.

Orangtua kerajaan juga harus meminta anak mereka memakai gaun pembaptisan tradisional, replika dari gaun yang dipakai putri Ratu Victoria di tahun 1841.

Baca juga: Seketat Apa Pola Asuh Anak Anggota Kerajaan Inggris

3. Memasukkan anak ke sekolah unggulan

Kate Middleton bicara dengan Pangeran George sembari jongkok dan berlutut. GOODHOUSEKEEPING.COM Kate Middleton bicara dengan Pangeran George sembari jongkok dan berlutut.
Orangtua keluarga kerajaan diharuskan memberi pendidikan terbaik bagi anak.

Pangeran Charles mengikuti tradisi ayahnya Pangeran Philip dengan menjalani pendidikan di sekolah swasta Gordonstoun.

Hal serupa juga dilakukan Pangeran William dan Harry, yang bersekolah di Eton.

Lalu Pangeran George dan Putri Charlotte menimba ilmu di sekolah dasar Thomas's Battersea di London.

4. Mengajarkan berbagai bahasa berbeda kepada anak

Orangtua keluarga kerajaan wajib mengajarkan anak berbagai bahasa yang berbeda.

Pasalnya, ketika anak dewasa, ia akan berkomunikasi dengan pejabat dari negara lain, dan melakukan perjalanan ke luar Inggris.

Semua bangsawan setidaknya bisa berbicara bahasa Prancis, dan Ratu Elizabeth II dikenal fasih menggunakan bahasa itu.

Namun menurut bio kerajaan Inggris, Pangeran Charles mendapat nilai C untuk ujian bahasa Prancis.

Saat ini, Pangeran George dan Putri Charlotte diajarkan bahasa Spanyol.

5. Anak laki-laki memakai celana pendek

Pangeran George dan Pangeran WilliamWOMAN'S DAY.COM Pangeran George dan Pangeran William
Orangtua di keluarga kerajaan tidak diizinkan memakaikan celana panjang kepada anak laki-laki mereka sampai anak itu berusia sekitar delapan tahun.

Tradisi bernama breeching itu dimulai di abad ke-16. Lewat tradisi breeching, anak laki-laki yang dipakaikan dressing gown atau gaun rias diganti dengan breeches atau celana.

"Celana panjang untuk anak laki-laki dianggap sebagai kelas menengah, kelas pinggiran."

Demikian menurut pakar etiket William Hanson, saat diwawancarai Harper's Bazaar.

"Tidak ada bangsawan yang ingin dianggap kaum pinggiran kota."

Baca juga: Ini Kebiasaan Berhemat ala Keluarga Kerajaan Inggris

6. Mengikuti aturan berpakaian yang sesuai tradisi

Anak-anak di lingkungan kerajaan selalu berpakaian tradisional ala Inggris dan kuno.

Pola tradisional seperti garis diizinkan, tetapi kita tidak akan menemukan Pangeran George memakai kaus dengan gambar hewan.

"Jika anak memakai hal-hal yang sederhana, itu akan abadi karena pakaian sederhana tidak akan ketinggalan zaman," sebut Rachel Riley, desainer yang mendandani Pangeran George.

"Saya pikir mereka lebih memilih pakaian klasik dan abadi, dibandingkan pakaian yang menarik perhatian."

Baca juga: Kontroversi Fesyen dalam Sejarah Keluarga Kerajaan Inggris

7. Dilarang memanjakan anak

Tampak dinding warna kuning di ruangan di Istana Kensington. Istana ini ditempati Putri Diana saat menikah dengan Pangeran Charles. Tampak Diana bersama kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry, saat keduanya masih balita. BIDIK LAYAR HELLO MAGAZINE Tampak dinding warna kuning di ruangan di Istana Kensington. Istana ini ditempati Putri Diana saat menikah dengan Pangeran Charles. Tampak Diana bersama kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry, saat keduanya masih balita.
Saat kecil, Pangeran Charles hanya bisa melihat orangtuanya di waktu yang sudah ditentukan.

Orangtua sang pangeran sering bepergian ke luar negeri tanpa membawa Pangeran Charles.

Kemudian, orangtua di keluarga kerajaan harus memastikan anak-anaknya tidak dimanjakan.

"Pangeran William dan Duchess Catherine, keduanya memiliki pola asuh yang baik, dan mereka akan melakukan hal yang sama dengan anak mereka," tutur Dickie Arbiter, komentator kerajaan dan eks sekretaris pers Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Tips Parenting Pangeran William & Kate Middleton yang Bisa Kita Tiru

8. Bayi tidak mengonsumsi makanan yang dibeli di toko

Camilla, istri dari Pangeran Charles pernah menerima paket makanan bayi organik dari merek toko Plum, namun kemungkinan besar anak-anaknya tidak menyantapnya.

"Saya belum pernah melihat makanan kemasan dikonsumsi bayi kerajaan," kata Darren McGrady.

McGrady merupakan mantan koki yang memasakkan makanan untuk Ratu Elizabeth, Putri Diana, dan Pangeran William dan Harry.

"Saat anak semakin dewasa, ada satu koki di dapur yang memasak ayam, satu lagi memasak sayuran, dan semuanya dicampur bersama," tambah McGrady.

Baca juga: Keluarga Kerajaan Inggris Tak Bakal Makan 7 Makanan Ini

9. Meninggalkan anak dalam situasi tertentu

Pangeran William dan Kate sering membawa anak-anaknya bepergian ke luar negeri.

Tapi, ada waktu di mana mereka harus meninggalkan anak karena keamanan, atau perjalanan tersebut dirasa dapat membuat anak lelah.

Misalnya, saat William dan Kate harus berkunjung ke Pakistan, mereka akan meninggalkan anak-anaknya di rumah.

Anak-anak mereka kemudian dirawat oleh orangtua Kate, yakni Carole dan Michael Middleton.

10. Anak diajarkan etika

Mendiang Putri Diana bersama kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.Getty Images Mendiang Putri Diana bersama kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.
Menurut ahli, anggota keluarga kerajaan memberi anak-anak latihan agar anak berperilaku baik.

"Latihan etiket untuk bangsawan dimulai setelah mereka dewasa untuk duduk di meja," kata Myka Meier dari Beaumont Etiquette.

Saat menghadiri pernikahan Pangeran Harry dengan Meghan Markle, misalnya, anak-anak di keluarga kerajaan akan mengikuti latihan dan memelajari perilaku dan protokol tertentu.

"Mereka memiliki banyak pembantu kerajaan dan anggota keluarga kerajaan untuk membantu dan membimbing anak-anak," kata Meier.

Baca juga: 5 Pola Asuh Anak ala Ratu Inggris yang Bisa Ditiru

11. Merespons hal buruk dengan elegan

Orangtua di kerajaan Inggris harus tetap tenang dan mampu meredakan situasi sebelum anak lepas kendali.

Dalam satu kesempatan, Pangeran William dan Kate Middleton pernah menenangkan anak-anak mereka dengan berjongkok hingga sejajar dengan tinggi anak untuk berkomunikasi.

Pangeran William memang dimarahi oleh Ratu Elizabeth II atas tindakan itu keesokan harinya, namun yang terpenting adalah William dan Kate dapat menghindari keributan.

12. Bangsawan tidak meninggikan suara di depan umum

Pangeran William (tengah), Duchess of Cambridge (kiri) dan Pangeran George pada hari pembaptisan Putri Charlotte, di Sandringham, Inggris.AP Pangeran William (tengah), Duchess of Cambridge (kiri) dan Pangeran George pada hari pembaptisan Putri Charlotte, di Sandringham, Inggris.
Tidak ada orangtua bangsawan Inggris yang meninggikan suara saat berbicara kepada anak. Sebaliknya, bisikan yang tegas dinilai lebih efektif untuk membuat anak patuh.

Kate pernah menerapkan metode seperti ini saat ia sekeluarga bertamasya ke perlombaan layar.

Kala itu, Putri Charlotte menjulurkan lidahnya kepada seorang fotografer. Kate hanya tersenyum, lalu segera membawa Charlotte pergi meninggalkan sang fotografer.

Baca juga: Makanan yang Dibolehkan dan Dilarang untuk Bayi Kerajaan Inggris

13. Monopoli adalah permainan yang dilarang

Ada satu permainan papan klasik yang dilarang di rumah tangga kerajaan, yaitu monopoli. Larangan ini kemungkinan terkait strategi permainan yang mendominasi dan mengambil keuntungan dari orang lain.

"Kami tidak diizinkan bermain Monopoli di rumah. Itu terlalu ganas," kata Pangeran Andrew, mengutip laman Telegraph.

14. Anak mendapat pembelajaran tugas kerajaan

Anak-anak akan mendapat pembelajaran terkait aturan yang ketat.

Seiring waktu, orangtua bangsawan Inggris juga berbagi lebih banyak peran, seperti Pangeran George yang belajar cara menjadi penguasa.

Satu tugas kerajaan yang unik, anak berusia lima tahun harus belajar membungkuk kepada nenek buyut mereka, Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Mengapa Suami Istri di Keluarga Kerajaan Inggris Tidur di Kamar Terpisah?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X