Kompas.com - 02/03/2021, 15:12 WIB
Tidur siang dapar mengembalikan energi yang diperlukan tubuh untuk melanjutkan aktivitas. SHUTTERSTOCK/Johnny LyeTidur siang dapar mengembalikan energi yang diperlukan tubuh untuk melanjutkan aktivitas.

 

Ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang terganggu dapat membuat seseorang merasa lelah dan ingin mengonsumsi makanan yang kurang sehat.

Kurang tidur dapat memperparah kondisinya. Oleh karena itu, siang dapat membantu mencegah keinginan mengonsumsi makanan berlebih.

Baca juga: Tubuh Semakin Lelah Setelah Tidur Siang, Apa Penyebabnya?

Menurut McDevitt, ada beberapa bukti yang menunjukkan tidur mengurangi ghrelin serta meningkatkan leptin, hormon metabolik yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan.

"Mereka yang merasa lesu di siang hari karena kurang tidur lebih mungkin mengonsumsi makanan dan minuman yang manis,” kata McDevitt.

6. Meningkatkan suasana hati

Kantuk dapat membuat seseorang menjadi cranky atau rewel. Hal ini juga dialami oleh orang dewasa.

"Kurang tidur di malam hari menciptakan ketidakseimbangan hormonal neuroendokrin hormonal," kata Shane.

Ketidakseimbangan hormonal berdampak pada perasaan lelah dan mudah tersinggung. Tidur siang terbukti membantu memulihkan sistem neuroendokrin ke tingkat yang tepat.

Menurut National Sleep Foundation, untuk menghindari pusing dan suasana hati yang buruk, cobalah tidur siang selama 20-30 menit saja.

7. Meningkatkan sistem kekebalan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X