Kompas.com - 03/03/2021, 05:30 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Nah, berdasarkan penelitian, meditasi dapat mengubah struktur otak dan meningkatkan fungsi otak yang terkait dengan pengurangan stres.

4. Menurunkan risiko depresi

Latihan meditasi dapat meningkatkan suasana hati. Meditasi, terutama praktik berbasis kesadaran, dapat membantu mengatasi kecemasan dan depresi.

"Faktanya, praktik kesadaran terbukti sebanding dengan antidepresan farmasi dalam pengobatan depresi ringan di rangkaian perawatan primer,” kata Wattles.

5. Membuat tubuh rileks

Meditasi dapat membantu mengatasi gejolak emosi dan kecemasan dengan tenang. Saat seseorang bernapas, oksigen yang masuk ke otak menjadi lebih banyak.

Ketika otak menerima oksigen dalam jumlah cukup, maka otak dapat berpikir dengan lebih baik.

Pada gilirannya, hal itu membuat seseorang lebih mampu mengontrol diri dan tubuh lebih rileks.

6. Menciptakan kebahagiaan

Selama meditasi, timbul perasaan nyaman yang dapat bertahan lama. Bahkan setelah sesi meditasi berakhir.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik dengan Meditasi

Dalam jangka panjang, manfaat dari meditasi ini mengubah aktivitas otak untuk menciptakan kebahagiaan dan kepuasan.

"Ada bukti bahwa meditator berpengalaman memiliki lebih sedikit aktivasi di wilayah otak yang terkait dengan pikiran berlebihan," kata Wattles.

Faktanya, orang yang rutin meditasi lebih mampu bertahan pada saat ini yang dapat meningkatkan kepuasan hidup.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X