Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana Memisahkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan di Rumah

Kompas.com - 03/03/2021, 06:06 WIB
Gading Perkasa,
Wisnubrata

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bekerja dari rumah bisa mengaburkan batasan antara waktu kerja dan waktu pribadi yang kita miliki di rumah.

Di satu sisi, bekerja di rumah membuat kita tidak perlu menghabiskan waktu lama macet-macetan di jalan saat berangkat dari rumah menuju kantor.

Tapi di sisi lain, kita bisa merasa "bersalah" karena asyik menonton televisi di malam hari, sementara tugas dari kantor belum diselesaikan.

Karena pandemi, kita pun sulit memisahkan kehidupan dan pekerjaan. Bagi banyak orang, rumah bukan hanya tempat tinggal, namun juga kantor, tempat fitnes, hingga sekolah.

Namun ada baiknya kita menetapkan kapan bersikap sebagai pekerja dan kapan sebagai penghuni rumah agar tetap waras.

Dengan menetapkan batasan antara kehidupan dan pekerjaan di rumah, kita bisa lebih mudah menyelesaikan pekerjaan, sekaligus menikmati waktu bebas bersama anak dan pasangan. Begini caranya.

1. Menetapkan ruang kerja

Kebanyakan orang tidak mempunyai ruangan khusus untuk bekerja di rumah. Lalu bagaimana? Ciptakan ruang kerja khusus.

Bukan berarti kita harus bekerja setiap saat di satu tempat yang sama (seperti kamar atau gudang). Kita dapat menyimpan barang-barang terkait pekerjaan saat kita sedang bersantai.

Apabila memungkinkan, singkirkan laptop, berkas-berkas dan perlengkapan kerja lainnya dari hadapan kita ketika tidak bekerja. Simpan semuanya di satu lemari.

Menyimpan perlengkapan kerja dapat memberi kita rasa lega secara psikologis selama menikmati waktu luang, dengan memberi isyarat ke otak bahwa kita memiliki "izin" untuk bersantai.

Baca juga: 6 Cara Menjadi Lebih Produktif saat Bekerja di Rumah

2. Mengganti pakaian

Saat bekerja dari rumah, kita mungkin bisa stres jika memakai pakaian kantoran, karena pakaian tersebut rentan kotor apabila anak atau hewan peliharaan tidak sengaja menumpahkan sesuatu ke baju yang kita kenakan.

Setidaknya, kamu memiliki opsi untuk mengenakan pakaian kerja yang lebih kasual di lingkungan rumah untuk mendapatkan manfaat secara psikologis.

Misalnya, kamu bisa memakai kaus polo dan celana jins, lalu ganti kedua pakaian itu dengan pakaian santai begitu pekerjaan selesai.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com