Kompas.com - 03/03/2021, 06:58 WIB
Ilustrasi sakit maag. SHUTTERSTOCKIlustrasi sakit maag.

3. Memeriksa bakteri Helicobacter pylori

Nella menjelaskan, Helicobacter pylori membantu produksi asam lambung.

Sehingga, jika bakteri tersebut hidup dalam lambung, produksi asam lambung akan selalu meningkat.

Oleh karena itu, Nella kerap meminta para pasien untuk mengecek bakteri Helicobacter pylori dalam tubuh mereka ketika memiliki keluhan lambung.

"Kalau bakteri itu negatif, berarti (penyebabnya) faktor makanan atau faktor stres. Kalau ada, berarti harus diberi obat-obatan," ucapnya.

Baca juga: Waspadai Gejala Maag Kronis agar Tak Berujung pada Penyakit Serius

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X