Kompas.com - 03/03/2021, 07:08 WIB
Ilustrasi anak tidur. SHUTTERSTOCKIlustrasi anak tidur.

- Anak 6-13 tahun: 9-11 jam

Orangtua sebaiknya tidak menunggu sampai anak mulai menunjukkan tanda-tanda mengantuk, seperti menguap atau mengusap matanya.

Sebab di saat anak menunjukkan tanda-tanda tersebut, ia mungkin sudah terlalu lelah dan itu mulai berdampak pada kondisi anak.

Baca juga: 10 Keuntungan Luangkan Waktu untuk Tidur Siang

Cobalah konsisten menidurkan anak di waktu yang sudah ditentukan setiap malam.

Mulailah menidurkan anak 15 menit lebih awal selama 1-2 hari, dan geser terus waktunya 15 menit setiap malam sampai anak memiliki waktu tidur yang cukup.

Pada akhirnya, orangtua dapat mengatur kapan waktunya anak bangun.

"Begitu anak mengembangkan kebiasaan tidur yang buruk, orangtua perlu bersabar untuk mencoba membalikkannya," tutur Tang.

"Mengubah waktu tidur dan bangun bisa memakan waktu sekitar tiga minggu. Dan orangtua harus konsisten."

Tidur siang dan lingkungan kamar tidur

Waktu tidur siang anak dapat dimasukkan ke dalam waktu tidur anak secara keseluruhan.

Namun, jika anak sulit tidur dan masih bangun terlalu pagi, batasi tidur siang anak kurang dari 45 menit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X