Kompas.com - 03/03/2021, 07:08 WIB
Ilustrasi anak tidur. SHUTTERSTOCKIlustrasi anak tidur.

Pastikan kamar tidur anak benar-benar tempat untuk tidur, bukan tempat bermain.

Kita juga perlu menetapkan rutinitas malam, seperti membacakan buku cerita dan menyanyikan lagu pengantar tidur bagi anak.

Jangan lupa mematikan lampu kamar tidur anak.

Lewat rutinitas tersebut, anak akan mengasosiasikan bahwa itu sudah waktunya dia tidur.

Kemudian, sekitar satu jam sebelum tidur, jauhkan anak dari paparan layar perangkat elektronik seperti ponsel maupun tablet, agar anak dapat tidur dengan lebih baik.

Khusus di hari libur atau akhir pekan, Tang menganjurkan supaya anak tidur selambat lambatnya satu jam setelah waktu bangun normalnya.

Jika anak dibiarkan tidur lebih lama, jam internal anak akan terhambat dan ia menjadi sulit tidur di malam harinya.

"Ada alarm yang dirancang khusus untuk membantu anak mempelajari waktu tidur dan bangun yang baik," ucap Tang.

Baca juga: Sebelum Divaksin Covid-19 Harus Tidur Cukup, Ini Alasannya

"Namun yang paling utama adalah jangan menggunakan ponsel sebagai jam alarm karena anak bisa saja memakai ponsel saat tidak ada orang lain di sekitarnya."

Sebagai gantinya, gunakan jam beker biasa dan jelaskan kepada anak untuk bangun dari tempat tidur saat alarm pada jam tersebut berdering.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X