Kompas.com - 03/03/2021, 13:24 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Kandungan zat adiktif seperti garam dan gula pada bir membuat kerja metabolisme lebih berat. Secara umum, jenis alkohol berwarna gelap memiliki lebih banyak zat adiktif.

"Jenis yang paling tidak berbahaya adalah anggur merah," katanya.

Alasannya karena warna merah mengandung resveratrol, yang bertindak sebagai antioksidan untuk jaringan dan kulit, serta membantu membersihkan tubuh dari radikal bebas berbahaya.

Jika terbiasa menikmati alkohol dalam pesta, Spizuoco menyarankan mengkombinasikannya dengan air. Minum segelas alkohol dan satu gelas air. Porsinya harus setara.

Tujuannya untuk meminimalkan efek berbahaya alkohol pada kulit dengan menghidrasi jaringan dan kulit. Selain itu, makan makanan lengkap sebelum atau sambil minum akan mencegah efek samping.

Makanan dan alkohol kemudian akan diproses secara bersamaan sehingga efek sampingnya berkurang.

Baca juga: 7 Masalah Kulit di Usia 30-an dan Cara Mengatasinya  

Halaman:


Sumber GQ,Vogue
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X