Kompas.com - 03/03/2021, 15:18 WIB
Putri Diana saat mengenakan pakaian dengan motif oversized print dan potongan yang juga kebesaran. Hasil tangkap layar EvokePutri Diana saat mengenakan pakaian dengan motif oversized print dan potongan yang juga kebesaran.

"Saya tidak terkejut melihat pilihan riasan Meghan menjadi berani dan berdaya, mirip dengan Putri Diana selama wawancara dengan Martin," ujarnya via Glamour. Gayanya ini sebenarnya mirip ketika ia belum menikah yang lebih colorful dan make up mata gelap.

Baca juga: Gaun Hitam Armani, Pilihan Meghan Markle dalam Wawancara Oprah

Hal yang sama pula diterapkan oleh Putri Diana. Wawancara ibu dua anak ini sangat fenomenal. Riasannya sangat berani dan disengaja sebagai perwakilan perasaannya saat itu.

Diana sendiri dikenal menjadikan fashion sebagai lambang sikap atau perasaannya. Hal ini bisa ditilik kembali dalam perjalanan hidupnya.

Penata rias Diana, Mary Greenwell menjelaskan jika eyeliner biru sebelumnya adalah favoritnya. Hal ini sesuai dengan sikapnya yang eksperimental dan usia muda.

Namun ia juga memberikan makna lebih dalam akan rias wajah yang dikenakannya. Misalnya ketika berlindung dari kritik dan mata para paparazi.

Ia memilih menggunakan alas bedak berwarna orange dan memulaskannya tebal-tebal. Harapannya agar tidak dianggap pucat atau kelelahan, . Hal yang kemudian membuatnya rutin menggunakan tanning bad seminggu tiga kali.

Penampilan glamor dan meriah ini yang kemudian membuatnya populer di awal pernikahannya. Terlebih lagi saat itu ia masih dalam pengawasan protokoler istana. Namun ketika semua itu sudah mereda, ia memilih tampilan yang lebih segar dan natural.

Berbeda ketika akhirnya suaminya secara terbuka mengakui tentang perselingkuhannya. Bisa dikatakan saat itu masuk dalam masa kelam hubungan pernikahannya. Diana tampil lebih bold.

Misalnya saat Diana hadir dalam acara acara gala di Serpentine Gallery, London pada tahun 1994. Momen itu diingat semua orang karena gaunnya yang sangat terbuka.

Kontroversi merebak karena busananya dianggap sangat berani sebagai anggota senior Kerajaan Inggris. Gaun yang dijuluki revenge dress itu berpotongan asimetris, mini, dan berwarna hitam.

Baca juga: Pangeran Charles Pernah Marah gara-gara Putri Diana Pakai Gaun Hitam, Apa Alasannya?

Putri Diana menggunakan gaun cocktail rancangan Christina Stambolian ketika menghadiri gala di Serpentine Gallery, 1994 silam.Tangkap layar Vogue. Putri Diana menggunakan gaun cocktail rancangan Christina Stambolian ketika menghadiri gala di Serpentine Gallery, 1994 silam.

Belum lagi bagian dada yang rendah dan pita dari chiffon yang melayang ketika ditiup angin. Kukunya dicat merah dan matanya berhias eyeliner hitam, meski tidak sehitam ketika wawancara BBC.

Jelas bukan Putri Diana yang sebelumnya dikenal oleh dunia. Para kritikus saat itu menilai penampilannya menunjukkan kepercayaan diri dan kendali yang selama ini lepas dari tangannya.

Jika sudah begitu, sulit untuk memutuskan apakah Meghan Markle mengambil langkah yang sama dengan Diana. Namun kali ini ia memang tampak lebih percaya diri dan memegang kendali.

Sebagaimana Diana, setelah proses panjang yang dialaminya. Namun jika dulu Diana menjalaninya sendiri, kini Meghan ditemani suaminya, Pangeran Harry.

 Baca juga: Kontroversi Fesyen dalam Sejarah Keluarga Kerajaan Inggris

 

 

Halaman:


Sumber Glamour
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X