Kompas.com - 03/03/2021, 18:14 WIB
Ilustrasi sunat shutterstockIlustrasi sunat
|
Editor Wisnubrata

Karena orang yang disunat dengan metode sunat laser bisa mengalami kerusakan jaringan penis yang tidak dapat diperbaiki, Arry tidak menganjurkan metode ini.

"Segala metode sunat tidak memiliki batasan usia, namun tidak dianjurkan menggunakan 'laser'," katanya.

Sebagai gantinya, Arry menyarankan metode sunat konvensional, dengan mengiris kulup secara melingkar hingga terlepas menggunakan gunting atau pisau bedah.

"Dengan metode ini, kemungkinan salah potong hampir tidak ada karena tenaga ahli yang mengerjakan melihat jelas batas anatominya."

"Pendarahan dapat dikontrol dengan mengikatnya dan luka dijahit dengan benang, yang bisa menyerap pendarahan sehingga tidak perlu membuka jahitan," tutur dia.

Baca juga: Menekan Risiko Komplikasi dengan Metode Sunat Modern

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.