Kompas.com - 04/03/2021, 06:06 WIB
Ilustrasi anak makan kue cokelat CreativaImagesIlustrasi anak makan kue cokelat
|
Editor Wisnubrata

Namun, tidak semua gula memiliki dampak yang sama terhadap kondisi kesehatan anak.

"Jangan takut pada buah, biji-bijian, kacang-kacangan atau produk olahan susu meskipun mengandung gula. Itu adalah gula alami," ujar Hyland.

"Gula alami diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Yang menjadi masalah adalah gula tambahan."

Baca juga: Sebelum Terlambat, Lakukan Ini untuk Kurangi Asupan Gula pada Anak

Cara membatasi asupan gula anak

Menurut Hyland, gula tambahan biasanya disamarkan ke dalam makanan yang diklaim sebagai makanan sehat bagi anak.

"Ketahui cara mengenali gula yang tersembunyi, karena gula tersedia dalam berbagai bentuk. Label makanan bisa mencantumkan dekstrosa, sukrosa, madu, agave atau molase. Itu semua adalah kata untuk gula," sebutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hyland memberikan lima tips untuk membatasi asupan gula pada anak

1. Mencantumkan minuman berpemanis ke dalam daftar "terlarang"

Hyland mengatakan, menghindari minuman dengan pemanis, termasuk jus, akan memberikan manfaat besar bagi anak.

"Meskipun jus buah tidak selalu mengandung gula tambahan, masih banyak gula yang terkonsentrasi di satu tempat," ucap Hyland.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.