Kompas.com - 04/03/2021, 07:07 WIB
Ilustrasi diet shutterstockIlustrasi diet
|
Editor Wisnubrata

Dokter Julianne mengatakan, diet ketat itu merampas mineral dan vitamin esensial yang berisiko melemahkan sistem imun atau kekebalan tubuh.

Dan kita semua tahu, bahwa sistem kekebalan yang rendah membuat kita lebih mungkin jatuh sakit.

"Jika kita menghentikan semua makanan berlemak dari diet, maka kita juga kehilangan vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E, dan K," jelasnya.

"Vitamin ini diperlukan karena membantu mendukung sistem kekebalan. Jadi, kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan masalah di masa depan," sambung dia.

Hal ini perlu menjadi perhatian, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini dimana kita memerlukan daya tahan tubuh agar terhindar dari penyakit.

Baca juga: Cara Menjaga Imun Tetap Sehat untuk Lawan Virus Corona

3. Dapat menyebabkan produksi keton

Dengan diet rendah karbohidrat, tubuh kemungkinan mulai memecah asam lemak untuk menghasilkan keton.

Kita mungkin pernah mendengar tentang keton jika pernah membaca tentang diet keto.

Tentu saja keton dapat menyebabkan berat badan kita turun beberapa kilogram, tetapi juga memiliki beberapa efek samping yang merusak seperti rasa mual, bau mulut, dan masalah hati serta ginjal.

4. Menyebabkan dehidrasi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.