Kompas.com - Diperbarui 18/10/2021, 12:39 WIB
Ilustrasi garam meja. PIXABAY/ BRUNO/GERMANYIlustrasi garam meja.

KOMPAS.com - Terlalu banyak garam pada makanan yang kita asup tidak baik bagi kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan pedoman konsumsi gula, garam dan lemak, di mana konsumsi garam per hari hanya boleh satu sendok teh atau setara 2.000 miligram natrium.

Di antara beberapa risiko kesehatan akibat terlalu banyak konsumsi garam termasuk masalah ginjal, mudah haus, dan tekanan darah yang lebih tinggi.

Risiko kesehatan terlalu banyak garam

Berikut sejumlah risiko kesehatan akibat terlalu banyak garam yang dikonsumsi, seperti dirangkum dari sejumlah pemberitaan Kompas.com:

1. Kerja ginjal terganggu

Salah satu risiko terlalu banyak garam adalah masalah pada ginjal.SHUTTERSTOCK Salah satu risiko terlalu banyak garam adalah masalah pada ginjal.
Salah satu risiko terlalu banyak garam adalah masalah pada ginjal.

Ginjal menyaring lebih dari 120 liter darah setiap harinya.

Organ ini juga berfungsi untuk menarik racun dan cairan yang tidak diinginkan dari sel-sel di seluruh tubuh, kemudian mengirimnya ke kandung kemih untuk dibuang melalui urine.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konsumsi garam berlebih dapat mempersulit ginjal untuk mengeluarkan cairan.

Akibatnya, cairan bisa menumpuk dan meningkatkan tekanan darah. Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa memicu penyakit gagal ginjal.

Baca juga: Waspada, 9 Kebiasaan Kecil Berikut Bisa Merusak Ginjal

2. Tekanan darah tinggi

Konsumsi makanan dengan terlalu banyak garam dalam jangka waktu lama bisa memicu sejumlah masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi atau hipertensi.PEXELS/THIRDMAN Konsumsi makanan dengan terlalu banyak garam dalam jangka waktu lama bisa memicu sejumlah masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Konsumsi makanan dengan terlalu banyak garam dalam jangka waktu lama bisa memicu sejumlah masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Menurunkan kandungan garam dari pola makan bisa membantu menurunkan tingkat tekanan darah.

Misalnya, dua ulasan besar yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) pada 2013 dan jurnal Global Heart pada 2015, melaporkan bahwa pengurangan asupan garam 4,4 gram per hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik (angka atas dan bawah pembacaan) masing-masing hingga 4,18 mmHg dan 2,06 mmHg.

Namun, penurunan yang diamati hampir dua kali lebih besar pada individu dengan hipertensi, dibandingkan dengan mereka yang memiliki tekanan darah dalam kisaran normal.

Selain itu, efek ini dianggap lebih kuat secara signifikan pada individu yang sensitif terhadap garam dibandingkan pada mereka yang tidak sensitif terhadap garam.

Obesitas dan penuaan juga memperkuat efek peningkatan tekanan darah dari diet tinggi garam.

Baca juga: Menurunkan Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda, Bagaimana Caranya?

3. Sering haus

Mendorong tubuh untuk minum lebih banyak air adalah cara tubuh untuk mencoba memperbaiki rasio natrium-air. Itulah mengapa ketika kita mengonsumsi terlalu banyak garam atau makan makanan tinggi garam, kita akan cenderung lebih mudah haus.UNSPLASH/ENGIN AKYURT Mendorong tubuh untuk minum lebih banyak air adalah cara tubuh untuk mencoba memperbaiki rasio natrium-air. Itulah mengapa ketika kita mengonsumsi terlalu banyak garam atau makan makanan tinggi garam, kita akan cenderung lebih mudah haus.
Mendorong tubuh untuk minum lebih banyak air adalah cara tubuh untuk mencoba memperbaiki rasio natrium-air.

Itulah mengapa ketika kita mengonsumsi terlalu banyak garam atau makan makanan tinggi garam, kita akan cenderung lebih mudah haus.

Di sisi lain, jika tubuh tidak mengasup cairan setelah mengonsumsi garam dalam jumlah tinggi, kadar natrium dalam tubuh bisa naik di atas tingkat aman.

Kondisi ini pada akhirnya dapat mengakibatkan hypernatremia. Hypernatremia dapat menyebabkan air keluar dari sel-sel tubuh dan masuk ke dalam darah sebagai upaya untuk mengencerkan kelebihan natrium.

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kebingungan, kejang, koma, bahkan kematian.

Baca juga: Haus Tidak Selalu karena Dehidrasi, Berikut Penyebab Lainnya

4. Mengganggu kualitas tidur

Mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Konsumsi makanan tinggi natrium di malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur, karena terjadi peningkatan tekanan darah dan cairan.SHUTTERSTOCK Mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Konsumsi makanan tinggi natrium di malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur, karena terjadi peningkatan tekanan darah dan cairan.
Mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat memengaruhi kualitas tidur.

Konsumsi makanan tinggi natrium di malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur, karena terjadi peningkatan tekanan darah dan cairan.

Akibatnya, seseorang akan menjadi gelisah ketika tidur, sering terbangun dan tidak merasa tubuh cukup istirahat ketika bangun di pagi hari.

Baca juga: Efek Kelebihan Garam untuk Jantung dan Kualitas Tidur

5. Berbahaya bagi jantung

Mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat menyebabkan retensi cairan, yang dapat meningkatkan tekanan darah. Padahal, tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama serangan jantung, stroke dan gagal jantung.SHUTTERSTOCK Mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat menyebabkan retensi cairan, yang dapat meningkatkan tekanan darah. Padahal, tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama serangan jantung, stroke dan gagal jantung.
Mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat menyebabkan retensi cairan, yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Padahal, tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama serangan jantung, stroke dan gagal jantung.

Terlalu banyak garam, dapat menyebabkan cairan menumpuk di sekitar jantung dan paru-paru, sehingga membuat jantung harus bekerja lebih keras.

Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali juga dapat merusak dinding arteri.

Kondisi ini bisa menyebabkan penumpukan lemak, yang berpotensi memicu serangan jantung atau stroke.

Baca juga: Garam: Manfaat, Batas Aman, Bahaya Kekurangan dan Kelebihan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.