Kompas.com - 04/03/2021, 16:09 WIB
spider plant shutterstockspider plant
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Tanaman laba-laba alias spider plant, atau lili paris, sangat mudah tumbuh dan perawatannya juga tidak rumit.

Namun, kita perlu memulai dengan langkah yang benar dalam perawatannya, terutama setelah kita membawa pulang tanaman dari pembibitan.

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengeluarkan tanaman dari wadah plastik.

Sebab, umumnya pot sementara atau polybag yang dipakai tidak menarik, tidak efisien, dan menghambat sirkulasi udara masuk sehingga menyebabkan tanaman membusuk.

Kemudian langkah selanjutnya adalah menanam kembali tanaman di tempat yang berpori seperti pot tanah liat yang memiliki lubang drainase. Penting untuk tidak membiarkan tanaman tergenang air.

Untuk memastikan drainase maksimal, gunakan media tanam anggrek atau lumut gambut di dasar pot sebelum menambahkan tanah.

Karena terikat pada akar, tanaman laba-laba hanya perlu di-pot ulang kembali kira-kira setahun sekali.

Nah, jika kita masih bertanya-tanya bagaimana cara merawat spider plant agar tumbuh subur, berikut ini terdapat beberapa kiat-kiat ahli yang dilansir dari laman Real Simple.

1. Merawat tanaman di dalam ruangan

Mudah sekali menumbuhkan spider plant di dalam ruangan selama kita tahu apa yang harus dilakukan.

"Basahi tanaman dengan air suling atau air yang berasal dari proses distilasi yang telah didiamkan selama 24 jam," kata ahli hortikultura bersertifikat NYBG, Bliss Bendall.

"Jika tanaman terkena sinar matahari penuh, saya sangat menganjurkan melakukan hal pertama ini di pagi hari saat matahari terbit atau satu atau dua jam sebelum matahari terbenam," sambung dia.

Proses pemberian air ini akan memastikannya tidak terbakar, tidak menjadi terlalu dingin, atau menjadi lembap dan membusuk.

Bendall menyarankan untuk memutar pot secara teratur agar satu sisi tidak terus menerus mendapatkan lebih banyak sinar matahari.

Penting juga untuk menghindari meletakkan spider plant langsung di atas atau di depan pemanas maupun pendingin ruangan (AC).

Baca juga: Simak Tips Menempatkan Tanaman di dalam Rumah Secara Indah

Ilustrasi tanaman spider plant atau lili paris.SHUTTERSTOCK Ilustrasi tanaman spider plant atau lili paris.
2. Membutuhkan penyinaran yang tepat

Spider plant sangat menghargai keberadaan sinar matahari yang cerah, sedang, dan tidak langsung. Tapi bukan berarti tanaman ini tidak bisa bertahan hidup tanpa sinar matahari.

"Spider plant dapat menerima berbagai jenis kondisi cahaya jika mereka disiram secara khusus untuk kondisi tertentu di tempatnya dipelihara," terangnya.

Ingatlah bahwa spider plant cenderung mudah terbakar sinar matahari.

Jadi, apabila kita menyiraminya saat matahari sedang tinggi maka tanaman tersebut akan langsung terbakar.

Baca juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Tingkatkan Suasana Hati

3. Ukur kelembapan tanah sebelum menyiram

Setiap spider plant memiliki kebutuhan airnya sendiri-sendiri. Menurut Bendall, untuk menyiramnya kita perlu menunggu sampai 5 cm lapisan teratas tanah mengering, tetapi tidak sepenuhnya kering.

"Selama bulan pertama, seminggu sekali, ukur seberapa kering tanah di antara penyiraman untuk mengetahui seberapa cepat air menguap dari tanah," ungkapnya.

Di hari yang panas, air kemungkinan akan menguap lebih cepat, jadi kita harus mengawasinya lebih cermat.

Kita juga harus berhati-hati tentang penyiraman berlebihan karena hal ini bisa menyebabkan pembusukan akar.

"Seiring waktu, kita akan mengetahui kapan media kering atau basah, serta mengetahui kapan waktunya untuk menyiram," kata dia lagi.

Jika kita melihat daunnya berubah kecokelatan itu bukan pertanda baik. Bisa jadi tanaman terlalu banyak disiram, atau kurang air, atau disiram dengan air ledeng yang memiliki kadar garam tinggi.

Tetapi spider plant mungkin baik-baik saja apabila hanya ujung daunnya saja yang berwarna cokelat dan kita bisa segera memangkasnya.

Ilustrasi tanaman spider plant. SHUTTERSTOCK/Kriengsuk Prasroetsung Ilustrasi tanaman spider plant.
4. Merawat anakan spider plant

Terkadang spider plan akan menumbuhkan anakan kecil. Saat anakan masih menempel pada induknya, tanamlah dalam wadahnya sendiri di tanah yang ringan dan mudah mengalir.

Tunggu sampai anakan spider plant tumbuh dengan sendirinya dan kemudian potong. Kita akan dapat mengetahui bahwa anakan itu sudah mapan setelah ada pertumbuhan baru.

Dia juga merekomendasikan agar kita menanam beberapa anakan spider plant di pot yang sama.

Hal ini juga berlaku untuk tanaman dewasa, bila kita ingin tanaman tersebut terlihat tebal . Tetapi, jangan lakukan secara hidroponik dan tanamlah di tanah ringan yang dapat dikeringkan.

Baca juga: 8 Tips Rawat Tanaman Hias Selama Musim Hujan



Sumber realsimple
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X