Kompas.com - 05/03/2021, 12:57 WIB
Ilustrasi cinta TeraphimIlustrasi cinta

Sementara, sebagian orang memiliki perkembangan baik dalam hubungan dengan teman dan pasangan romantis.

Mungkin kita tidak dapat membayangkan hidup tanpa romansa dan berusaha keras agar bisa menemukan pasangan yang tepat.

Namun perlu diingat, teman tetap menjadi bagian dari hidup kita, meski pasangan datang dan pergi.

Singkatnya, cinta platonis tidak memenuhi kebutuhan yang sama seperti cinta romantis, tetapi sama berharganya dan layak untuk diupayakan.

Faktanya, cinta platonis mungkin terbukti lebih stabil dan aman daripada cinta romantis.

Mengetahui jenis cinta yang diinginkan

Jika kita mengalami perasaan baru yang membingungkan, kita cenderung memiliki sejumlah ketidakpastian terkait cara menangani perasaan itu.

Jatuh cinta pada seorang teman, misalnya, bisa terasa "mengerikan" bagi kita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kita menganggap bahwa hubungan romantis bisa terjalin dengan teman, tetapi bagaimana jika akhirnya hubungan persahabatan menjadi rusak?

Di saat kita mencintai seseorang yang tidak begitu dikenal, kita akan penasaran terhadap arti perasaan kita.

Beberapa pertanyaan pun akan muncul. Apakah kita sungguh-sungguh ingin mengembangkan hubungan? Menjadi lebih dekat? Atau, perasaan kita hanya didorong oleh nafsu?



Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.