Kompas.com - 05/03/2021, 16:01 WIB
Ilustrasi kucing agresif. PIXABAY/YVONNEIlustrasi kucing agresif.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kucing terkadang memiliki reputasi yang buruk karena orang-orang mengira kucing akan selalu bersikap agresif.

Terlepas dari itu, sebenarnya ada banyak kucing menggemaskan yang suka meringkuk dan menyukai semua perhatian kita, sama seperti halnya dengan anjing.

Kita dapat mendengarnya mendengkur, mengejar, bermain-main, dan beristirahat di dada kita pada penghujung hari.

Sayangnya, ada juga kucing yang suka menggaruk atau mencakar. Tidak hanya menggaruk mainan dan benda-benda lainnya, tetapi juga orang-orang yang mencoba bermain dengannya.

Alasan kucing suka menggaruk

Siapa pun yang memiliki kucing kemungkinan besar akan memiliki cerita lucu tentang bagaimana kucing mereka mencakarnya, disertai dengan beberapa gigitan.

Tentu saja ini cukup menyakitkan dan kadang menjengkelkan, tetapi kita harus tahu bahwa kucing tidak akan melakukannya tanpa alasan.

Kucing adalah hewan yang cerdas. Perilaku menggigit dan mencakarnya pasti dipengaruhi oleh sebab-akibat.

Baca juga: 8 Penyebab Kucing Terus Mengeong

Ada dua macam perilaku menggaruk pada kucing. Namun sebagai manusia kita kadang gagal untuk memahaminya.

1. Garukan yang menyenangkan

Pikirkan tentang permainan yang disukai kucing seperti mengejar bola atau mainan lain yang bisa didapatkan toko hewan peliharaan.

Kucing sangat tertarik untuk memenangkan permainan, menangkap mainan, dan mengendalikan permainan.

Salah satu cara untuk mendominasi permainan adalah dengan menggunakan cakar dan gigi untuk mengalahkan mangsanya.

Ini bukan perilaku agresif, tetapi hanya cara yang dia tahu guna memenangkan permainan dan membunuh apa yang diburunya.

Masalahnya, cara ini juga diterapkan kucing pada mainan, kucing lain, atau manusia.

Itulah mengapa kucing sering mengincar tangan kita karena dianggap mainan dan menemukan hiburan dalam menangkapnya.

Baca juga: Cara Kenali Mood Kucing dari Posisi Daun Telinganya

2. Garukan yang agresif

Situasi menjengkelkan lainnya bagi pemilik kucing adalah saat kita membelai dan memeluk kucing, tapi berakhir dengan cakaran.

Pemilik mungkin salah mengira ini sebagai tanda bahwa kucing tidak menyukainya.

Namun, kucing akan menggigit saat berpelukan karena berbagai alasan, yang paling sering adalah merasa terlalu terstimulasi atau merasa sudah muak.

Sentuhan berlebihan adalah alasan paling umum kebanyakan kucing tidak suka dibelai, terutama di area dada atau perutnya.

Ini semua tergantung pada kepribadian kucing karena bisa bervariasi dari satu kucing ke kucing lainnya.

Anak kucing biasanya menggigit sebagai bentuk permainan, tetapi jika yang melakukan kucing dewasa, itu artinya kita harus berhenti mengelusnya.

Terkadang kucing tiba-tiba menjadi ketakutan atau terkejut, sehingga mengubah sikapnya dengan sangat cepat untuk masuk ke mode pertahanan.

Ancaman ini mungkin berasal dari kucing lain atau orang asing yang memasuki ruangan.

Namun, jika kita melihat kucing menggigit dan menggaruk kita di area yang biasanya tidak bermasalah, mungkin inilah saatnya untuk membawanya ke dokter hewan.

Meskipun cukup membingungkan, kucing akan memberi kita banyak tanda peringatan sebelum menggaruk.

Sinyal tersebut meliputi mata menyipit, berhenti mendengkur, memutar telinga ke samping, tubuhnya bergeser, mulai menggeram, ekornya bergerak cepat mencambuk, dan perubahan pada bulunya.

Baca juga: Kucing Suka Dibelai-belai, tapi Jangan Sentuh Bagian Ini...

Mencegah kucing menggaruk dan mencakar

Sekarang kita sudah tahu mengapa kucing cenderung mencakar. Tetapi, bagaimana kita dapat mencegahnya?

Simak beberapa tips berikut yang bisa kita ikuti untuk mencegah kucing mencakar.

• Pastikan kucing mengetahui bahwa tangan kita bukanlah mainan dengan memberi tahunya secara keras dan jelas.

Hal ini mungkin mengejutkan kucing, tetapi akan menghentikan fokusnya pada tangan. Dan ketika kita mendapatkan perhatiannya, perlahan-lahan lepaskan tangan tanpa menariknya.

• Waspadai perilaku kucing dan ketahui kapan harus berhenti memeluknya. Beri dia waktu sendiri jika dia sudah cukup dielus.

• Apabila dia mencakar lagi, pegang tengkuknya.

Pertimbangkan juga untuk memangkas cakar guna mengurangi rasa sakit saat dia mulai menggaruk lagi.

Baca juga: 8 Perilaku Aneh Kucing Kepada Pemiliknya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X