Kompas.com - 05/03/2021, 16:21 WIB
Zat besi banyak terkandung dalam telur, kacang-kacangan, bayam, makanan laut, hati, wijen, buncis, tomat, dan daging. SHUTTERSTOCK/TATJANA BAIBAKOVAZat besi banyak terkandung dalam telur, kacang-kacangan, bayam, makanan laut, hati, wijen, buncis, tomat, dan daging.

KOMPAS.com - Anemia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan sel darah merah.

Sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Jika tidak ada oksigen yang cukup dalam darah, seseorang mungkin merasakan gejala sebagai berikut:

  • Kelelahan yang tidak biasa.
  • Kulit pucat atau kuning.
  • Sesak napas.
  • Sakit kepala.
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur.
  • Nyeri dada.
  • Kaki dan tangan dingin.
  • Kuku rapuh dan retak.
  • Kuku berbentuk seperti ujung sendok.
  • Rambut rontok.
  • Pecah-pecah di dekat sisi mulut.
  • Lidah sakit dan bengkak.

Baca juga: Dampak Jika Tubuh Kekurangan Zat Besi, Seperti Nia Ramadhani

Lalu, berapa jumlah kebutuhan zat besi harian kita?

Zat besi adalah nutrisi yang penting untuk tubuh dan bisa kita dapatkan dari makanan.

Meski kebutuhan zat besi harian bisa berbeda-beda untuk setiap orang dan dipengaruhi sejumlah faktor, seperti usia, jenis kelamin dan kondisi kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perempuan remaja, misalnya, memiliki kebutuhan zat besi lebih tinggi karena mengalami haid setiap bulan.

Lalu, setelah memasuki usia menopause, kebutuhan zat besi menurun seiring dengan siklus haid yang berakhir.

Dikutip dari pemeritaan Kompas.com terdahulu, rincian kebutuhan zat besi berdasarkan usia dan jenis kelamin adalah sebagai berikut:

  • Bayi 0-6 bulan: 0,27 miligram.
  • Bayi 7-12 bulan: 11 miligram.
  • Anak 1-3 tahun: 7 miligram.
  • Anak 4–8 tahun: 10 miligram.
  • Anak 9-13 tahun: 8 miligram.
  • Laki-laki 14-18 tahun: 11 miligram.
  • Perempuan 14-18 tahun: 15 miligram.
  • Laki-laki 19-50 tahun: 8 miligram.
  • Perempuan 19-50 tahun: 18 miligram.
  • Orang di atas 51 tahun: 8 miligram.
  • Ibu hamil: 27 miligram.
  • Ibu menyusui: 9 miligram.

Baca juga: Remaja Putri Jangan Sampai Kekurangan Zat Besi

Melansir Healthline, untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian, ada sejumlah alternatif sumber makanan tinggi zat besi, di antaranya:

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.