Kompas.com - 07/03/2021, 06:14 WIB
Koleksi ied 2021 Wearing Klamby mengambil tema Sulawesi. DOK WEARING KLAMBYKoleksi ied 2021 Wearing Klamby mengambil tema Sulawesi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Melihat produk palsu alias "KW" rasanya sudah bukan hal aneh di Indonesia.

Namun, hal ini tentunya merugikan bagi brand yang produknya dipalsukan, termasuk salah satunya brand busana muslim, Wearing Klamby.

Brand yang dijalankan oleh pasangan Nadine Gaus dan Ridho Jufri itu biasa menemukan versi KW produk mereka sekitar tiga minggu setelah rilis.

Namun, kini mereka punya strategi baru untuk mengatasi banyaknya versi KW dari produk mereka.

Ridho menjelaskan, beberapa koleksi Wearing Klamby sebelumnya sempat dikerjakan dan didiskusikan di pabrik.

Dari situlah dokumen busana mereka bocor dan kemudian diproduksi versi palsunya.

Namun, saat ini Wearing Klamby memproduksi busana secara in-house, sehingga tidak ada lagi produk yang dipalsukan.

"Semenjak in-house alhamdulillah file-nya aman."

"Dari koleksi Desember sampai sekarang KW-nya belum ada," kata Ridho dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Punya Bisnis Baju Muslim? Simak 4 Tips Berikut agar Lebih Sukses

Selain itu, Wearing Klamby menyertakan beberapa detail pada busana yang membuatnya lebih sulit ditiru.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X