Kompas.com - 07/03/2021, 19:34 WIB
Ilustrasi bahagia shutterstockIlustrasi bahagia

KOMPAS.com - Kemajuan teknologi memunculkan fenomena baru dalam suatu hubungan yakni ghosting atau menghilang tanpa kabar secara tiba-tiba.

Seseorang yang melakukan ghosting biasanya akan memutus semua komunikasi tanpa penjelasan apa pun.

Hal ini bisa dirasakan karena hubungan yang tadinya berjalan lancar dengan komunikasi intens, lalu berubah jadi tidak ada apa-apa.

Mulai dari pesan yang tidak ditanggapi, tidak menelepon balik, hingg memblokir media sosial yang membuat tidak ada akses untuk berkomunikasi.

Rasanya tentu menyakitkan bagi orang yang menerima perlakuan ghosting. Kendati demikian, jangan berlarut dalam kesedihan dan segera ambil langkah untuk mengatasinya.

Baca juga: Cara Terbaik Katakan Putus Menurut Para Ahli

Batas waktu menolerir perlakuan ghosting adalah tiga hari. Lewat dari waktu tersebut, lakukan tujuh hal berikut ini seperti yang dilansir Body and Soul.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Jangan menghubungi

Saat mendapat perlakuan ghosting, dorongan untuk menghubungi orang tersebut pasti ada. Tapi jangan lakukan hal tersebut.

Tetap menghubunginya padahal sudah tahu tidak akan dibalas hanya akan menambah segalanya terasa lebih buruk.

Sebaiknya berinteraksilah dengan orang lain yang mampu memberi dukungan. Misalnya sahabat atau keluarga.

Baca juga: Asmara Kandas? Tak Perlu Ucapkan Kata-kata Ini kepada Mantan

2. Hindari 'curhat' di media sosial

Terkadang orang mencurahkan isi hatinya di media sosial. Tapi hindari mengungkapkan hal yang tidak menyenangkan seperti ghosting.

Hal itu hanya akan membuatmu terlihat menyedihkan dan seolah mencari perhatian. Tindakan tersebut juga tidak membuat orang yang telah melakukan ghosting akan kembali.

Ilustrasi hubungan jarak jauhOndine32 Ilustrasi hubungan jarak jauh

3. Jangan bersikap getir

Sama seperti di atas, hindari bersikap getir atau berputus asa saat di-ghosting oleh seseorang. Sebab itu hanya akan membuatmu terlihat buruk.

Sebaliknya, tetaplah melanjutkan hidup dengan optimis. Tunjukkan bahwa tindakan ghosting itu tidak menghalangi diri untuk maju.

Baca juga: Jangan Sering Sedih! Sindrom Patah Hati Bisa Membunuh

4. Jangan menyalahkan diri sendiri

Ketika mendapat perlakuan ghosting, banyak orang yang bertanya-tanya, apakah ada yang salah dalam dirinya sehingga diperlakukan seperti itu.

Tapi ingatlah, jangan menyalahkan diri sendiri karena kenyataannya tidak melakukan kesalahan apa pun. Kesalahan ada pada orang yang melakukan ghosting.

5. Jangan kembali bersama

Tidak menutup kemungkinan orang yang melakukan ghosting akan muncul kembali. Bahkan bisa jadi sikapnya terlihat jauh lebih baik.

Namun, apapun alasannya, jangan kembali menjalin hubungan dengan orang yang telah melakukan ghosting. Kejadian serupa bisa terulang di masa depan.

Baca juga: Kupas Habis, Cinta Platonis Vs Cinta Romantis dari Teman Jadi Pacar

6. Jangan bersikap kasar

Walaupun kembali bersama adalah hal yang harus dihindari, tapi bukan berarti kamu bersikap kasar terhadap orang yang melakukan ghosting.

Bersikap kasar hanya akan membuatmu terlihat buruk. Sebaliknya, tetaplah bersikap sopan ketika bertemu dengannya.

7. Belajar dari pengalaman

Kamu sudah tahu bahwa perlakuan ghosting rasanya tidak menyenangkan. Belajarlah dari pengalaman tersebut dan hindari melakukan ghosting kepada orang lain.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X