Kompas.com - 08/03/2021, 11:20 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

Orang-orang dari negara Mediterania cenderung lebih bisa menumbuhkan janggut lebat dibandingkan dengan orang dari daerah lain.

Menurut sebuah penelitian di tahun 2016, pria China umumnya memiliki pertumbuhan rambut wajah yang lebih sedikit daripada pria Kaukasia.

Baca juga: Awas, Jenggot Pria Bisa Menyimpan Banyak Kuman

Pertumbuhan rambut wajah pada pria China cenderung terkonsentrasi di sekitar mulut. Sedangkan pria Kaukasia cenderung memiliki lebih banyak rambut di pipi, leher, dan dagu.

Menurut penelitian yang sama, diameter rambut manusia dapat bervariasi dari 17-180 mikrometer, yang dapat menjadi faktor penyebab ketebalan jenggot.

Rambut yang lebih tebal menghasilkan janggut yang tampak lebih penuh.

4. Alopecia areata

Alopecia areata adalah kondisi autoimun di mana tubuh menyerang folikel rambut. Kondisi ini dapat menyebabkan rambut di kepala dan juga janggut rontok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak ada obat untuk alopecia areata, tetapi dokter biasanya dapat merekomendasikan beberapa pilihan pengobatan yang meliputi:

Minoxidil (Rogaine), dithranol (Dritho-Scalp), krim corticosteroid, topical immunotherapy, suntikan steroid, pil cortisone, dan oral immunosuppressant, serta phototherapy.

5. Kadar testosteron rendah

Dalam beberapa kasus, testosteron rendah mungkin menjadi penyebab pertumbuhan berewok yang tak subur.

Baca juga: Janggut Pria Lebih Kotor dari Toilet, Apa Iya?

Orang dengan tingkat testosteron yang sangat rendah hampir tidak memiliki rambut wajah.

Kecuali jika kadar testosteron kamu rendah secara klinis, hal itu mungkin tidak memengaruhi pertumbuhan rambut di wajah.

Jika kamu memang memiliki kadar testosteron rendah, kamu mungkin juga akan mengalami gejala lain. 

Misalnya, dorongan seks rendah, disfungsi ereksi, kelelahan, kesulitan membangun otot, peningkatan lemak tubuh, lekas marah, dan perubahan suasana hati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.