Kompas.com - 08/03/2021, 14:12 WIB
Ilustrasi Buang Air Besar. ShutterstockIlustrasi Buang Air Besar.

Feses yang tidak sehat

Perubahan konsistensi feses dapat mengindikasikan masalah pencernaan. Misalnya, sembelit bisa muncul sebagai tinja yang kecil, berbentuk bola, keras dan sulit dikeluarkan. 

Kotoran dengan karakteristik di atas dapat menunjukkan waktu transit yang lambat, karena tubuh menarik lebih banyak air dari kotoran yang semakin lama di dalam usus.

Ini mungkin juga merupakan gejala dehidrasi.

Di sisi lain, kotoran yang sangat encer mungkin merupakan gejala waktu transit yang cepat. Diare dapat disebabkan oleh infeksi saluran cerna atau kondisi kesehatan lainnya.

Warna

Warna feses juga dapat memberikan indikasi kesehatan pencernaan seseorang.

Seperti review pada tahun 2019, feses yang secara umum sehat cenderung berwarna coklat karena adanya zat pencernaan, seperti empedu dan bilirubin.

Pada anak kecil, bagaimana pun, warnanya mungkin hijau.

Baca juga: Anak Tak BAB Setiap Hari, Normalkah?

Warna feses dapat sedikit berubah berdasarkan faktor-faktor seperti apa yang dimakan seseorang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X