Kompas.com - 08/03/2021, 15:34 WIB
Gambar yang dirilis Harpo Productions memerlihatkan dari kiri Pangeran Harry, Meghan Markle, dan Oprah Winfrey. Wawancara Oprah with Meghan and Harry. A CBS Primetime Special disiarkan pada 7 Maret 2021 di Amerika Serikat. AP PHOTO/HARPO PRODUCTIONS/Joe PuglieseGambar yang dirilis Harpo Productions memerlihatkan dari kiri Pangeran Harry, Meghan Markle, dan Oprah Winfrey. Wawancara Oprah with Meghan and Harry. A CBS Primetime Special disiarkan pada 7 Maret 2021 di Amerika Serikat.

KOMPAS.com - Tayangan wawancara Oprah Winfrey dengan pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle sangat dinantikan oleh banyak orang.

Dalam wawancara tersebut, Pangeran Harry dan Meghan Markle membagikan kehidupan mereka selama di Inggris.

Bahkan dalam klip pratinjau, keduanya mengungkapkan berbagai masalah yang datang menerpa selama berada di tengah kerajaan dan menjadi anggotanya.

Di sisi lain, mendapatkan kesempatan wawancara dengan pasangan yang menikah pada 19 Mei 2018 itu bukanlah hal mudah.

Meskipun Oprah adalah sahabat Meghan, dia sempat mendapat penolakan ketika hendak mewawancara menjelang hari pernikahan.

Hal itu turut dibahas selama sesi wawancara. Meghan mengungkapkan alasan penolakannya kala itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aku tidak bisa mengatakan ya padamu (untuk wawancara), tapi itu bukan pilihanku," kata Meghan seperti dikutip People.

Baca juga: Dituduh Lakukan Intimidasi terhadap Staf Istana, Meghan Markle Sedih

Setelah mengundurkan diri dari Kerajaan Inggris, Meghan dan Pangeran Harry memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya sendiri dengan cara tertentu.

"Jadi sebagai orang dewasa yang telah menjalani kehidupan mandiri seutuhnya, sekarang aku siap bicara denganmu," ujar Meghan.

Wawancara Meghan dan Pangeran Harry dengan Oprah Winfrey dijadwalkan tayang pada hari Minggu waktu Amerika Serikat. Sedangkan di TV Inggris, wawancara tayang pada hari Senin.

Baca juga: Kepada Oprah, Meghan Markle Ungkap Fakta Soal Kerajaan Inggris

Ada fakta lain yang terkait wawancara tersebut. Menurut laporan The Wall Street Journal, CBS selaku stasiun TV yang menyiarkan wawancara harus mengeluarkan uang ratusan miliar.

CBS dikatakan membayar biaya lisensi atau hak siar dengan kisaran harga 7-9 juta dollar AS atau kira-kira mencapai Rp 100 miliar hingga mencapai Rp 129 miliar.

Sedangkan Pangeran Harry dan Meghan dikatakan tidak dibayar selama menjadi bagian dalam wawancara.

Di sisi lain, berdasarkan perjanjian antara CBS dengan Winfrey Harpo Productions, biaya yang dibayarkan membuat stasiun TV mendapat lisensi khusus untuk menayangkan wawancara di luar negeri.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak CBS terkait benar atau tidaknya laporan biaya lisensi tersebut.

Baca juga: Kepada Oprah, Meghan Markle Ungkap Fakta Soal Kerajaan Inggris

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber People
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.