Kompas.com - 08/03/2021, 17:19 WIB
Biji plastik dari daur ulang botol bekas jenis Polyethylene Terephthalate (PET) di PT Namasindo Plas, Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019). Botol plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) ini didaur ulang kembali menjadi botol kemasan air minum. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOBiji plastik dari daur ulang botol bekas jenis Polyethylene Terephthalate (PET) di PT Namasindo Plas, Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019). Botol plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) ini didaur ulang kembali menjadi botol kemasan air minum.

  • Rebricks Workshop

Rebricks menerima donasi sampah plastik yang biasanya ditolak oleh bank sampah. Misalnya saja bubble wrap, sedotan plastik, kemasan makanan, gelas plastik dan banyak lainnya.

Uniknya, perusahaan ini kemudian mendaur ulang sampah yang kita donasikan menjadi bahan bangunan. Sejauh ini produk yang tersedia dan dipasarkan ialah paving block dan batako.

Sekarang perusahaan ini masih fokus menerima sampah perorangan alias rumah tangga. Kita bisa memanfatkan layanannya dengan meletakkan sampah tersebut di berbagai drop point yang tersebar.

Baca juga: Terapkan 3 Prinsip Konmarie Saat Decluttering Make Up

  • Rubah Kertas

Layanan ini menerima donasi kertas bekas yang berjenis HVS, folio, kardus, dan koran. Namun, donatur diminta untuk memilah sampahnya sesuai dengan jenisnya sebelum pengiriman.

Pengiriman bisa ditujukan ke alamat workshop Rubah Kertas yang terletak di Jakarta Timur. Nantinya barang donasi ini akan diolah menjadi sejumlah produk kertas recycled seperti jurnal, undangan atau price tag.

Donasi kertas bekas bisa dilakukan sepanjang tahun. Namun, kadang kala program ini juga menerima donasi berupa bunga atau sedotan yang akan dipakai sebagai aksesori produknya.

  • Komunitas Saya Pilih Bumi

Setiap rumah pasti memiliki tumpukan sepatu anggota keluarganya yang sudah tak lagi terpakai. Biasanya sepatu ini tak cukup bernilai sehingga tidak laku jika dijual lagi.

Sebaiknya donasikan barang tak terpakai itu ke komunitas @sayapilihbumi yang ada di Instagram. Sepatu yang boleh didonasikan adalah yang solnya belum lepas dan rapuh, tidak ada yang robek dan masih layak pakai.

Sepatu dewasa dan anak-anak semuanya bisa diterima untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan. Secara berkala gerakan ini juga bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar untuk program donasi sampah dan didaur ulang.

Misalnya saja, seperti donasi sikat gigi plastik bekas yang pernah dilakukan bersama Pepsodent.

Baca juga: Kreasi Daur Ulang Nyentrik, Bikin Kursi dari Masker Bekas Pakai

  • Ewasterj

Sesuai namanya, layanan ini menyediakan penampungan sampah untuk barang elektronik. Produk yang diterima juga beragam mulai dari rice cooker, komputer, lampu, kamera, remote, dan masih banyak lagi.

Namun, elektronik besar seperti televisi dan kulkas masih belum bisa diterima. Donasi bisa dilakukan dengan terlebih dahulu mengisi form yang tersedia secara elektronik di akun Instagram-nya.

Kemudian, sampah bisa diletakkan di berbagai dropbox yang disediakan. Cara ini bisa dipilih jika selama ini kesulitan membuang sisa peralatan listrik yang ada di rumah.

 Baca juga: H&M Ubah Sampah Plastik di Indonesia Jadi Pakaian Anak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X