Kompas.com - 11/03/2021, 09:58 WIB
Ilustrasi ginjal. SHUTTERSTOCK/MAGIC MINEIlustrasi ginjal.

KOMPAS.com - Ginjal adalah bagian dari sistem saluran kemih (urinary system).

Organ ini berfungsi tak hanya menyaring dan membuang racun tubuh dan air, tetapi juga mengatur beberapa jenis hormon, mengendalikan tekanan darah, sera menjaga keseimbangan asam-basa dalam darah.

Menurut buku "Dari Diabetes Menuju Ginjal" yang ditulis oleh Hans Tandra (2018), ginjal bisa rusak jika saringannya bocor.

Maksudnya, pada kondisi tersebut dinding kapiler glomerulus rusak atau masalah timbul di nefron yang merupakan unit terkecil dalam ginjal.

Tubuh manusia memiliki jutaan nefron. Oleh karena itu, sedikit saja kerusakan tidak akan menimbulkan keluhan.

Itulah mengapa, kebanyakan penyakit ginjal sebetulnya tidak memberikan gejala yang terasa seperti penyakit.

Keluhan sakit pinggang, misalnya, itu belum tentu merupakan pertanda sakit ginjal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, orang bisa saja mengeluhkan adanya pembengkakan pada kedua kaki, tetapi itu bisa saja disebabkan gangguan jantung, ginjal, liver, atau kekurangan albumin.

Ada pula yang menyebutkan kencing berbusa terjadi akibat sakit ginjal, padahal itu juga belum tentu.

"Keluhan seseorang yang terkena masalah ginjal sebenarnya sama sekali tidak khas dan pada tahap awal acap kali terjadi kerusakan tanpa gejala," tulis Hans dalam bukunya.

Baca juga: Kenali 5 Gejala Batu Ginjal dan Kapan Harus Bertemu Dokter

Gejala biasanya baru muncul ketika kerusakan sudah lebih dari 60 persen.

Ada tidaknya kelainan pada ginjal seharusnya hanya bisa diketahui lewat pemeriksaan urine dan darah.

Namun, ada setidaknya 13 tanda yang mungkin disebabkan karena masalah pada ginjal, yakni:

1. Kelelahan

Rasa capek atau kelelahan, tak bertenaga dan sulit berkonsentrasi juga bisa merupakan tanda adanya masalah pada ginjal.

Meskipun, kelelahan tentunya bukan gejala khas dan bisa disebabkan oleh sejumlah masalah kesehatan lain.

Pada penderita penyakit ginjal, kelelahan mungkin terjadi karena banyak racun menumpuk di darah.

Kita harus lebih waspada jika tanda ini disertai kulit pucat dan kurang darah. Sebab, anemia adalah salah satu tanda penyakit ginjal yang sudah menahun.

Baca juga: 8 Sumber Makanan Tinggi Zat Besi, Bantu Cegah Anemia

2. Susah tidur

Ini juga bukan hanya gejala penyakit ginjal, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah pada ginjal.

Pada penderita penyakit ginjal, ini bisa terjadi karena racun tidak bisa terbuang secara tuntas oleh ginjal.

Terlebih jika kondisi ini sesekali disertai sesak napas saat tidur.

3. Kulit kering dan gatal

Ini bisa terjadi pada penderita penyakit ginjal karena gangguan dan banyaknya racun yang menimbun dalam darah.

4. Rasa sering ingin buang air kecil

Urgensi ini terutama terjadi di malam hari. Selain akibat prostat yang membesar, kondisi ini juga mungkin terjadi akibat adanya masalah pada ginjal.

5. Ada darah pada urine

Beberapa keadaan bisa menyebabkan kencing darah, seperti tumor, batu, infeksi, dan ginjal bocor.

Baca juga: Sering Kencing, Gejala Infeksi Ginjal hingga Gangguan Prostat

6. Kencing berbuih atau berbusa

Jika setelah disiram beberapa kali buih atau busa masih tertinggal, mungkin ada protein dalam air kencing, yang menandakan adanya kebocoran saringan.

7. Mata sembap

Ini terjadi terutama ketika bangun tidur dan biasanya berkurang atau hilang pada siang hari.

Kondisi menandakan kekurangan albumin karena protein bocor dan keluar lewat urine.

8. Kedua kaki dan betis bengkak

Kondisi ini bisa terjadi karena kekurangan albumin.

9. Nafsu makan berkurang

Gejala ini bisa timbul karena berbagai penyebab. Namun, bisa juga merupakan tanda adanya masalah pada ginjal.

Penyebabnya, racun yang menumpuk karena tak terbuang oleh ginjal membuat orang yang bermasalah dengan ginjal enggan makan, bahkan bisa merasakan mual dan muntah.

Kondisi ini juga bisa disertai berat badan yang menurun drastis.

Baca juga: Anggapan Keliru, Minum Banyak Air Bikin Ginjal Sehat

10. Mual dan muntah

Kondisi ini bisa terjadi akibat pengaruh racun yang menimbun dalam darah.

11. Otot kram dan kejang

Kondisi ini umumnya terjadi di daerah betis karena kekurangan kalsium akibat penyakit ginjal menahun.

12. Kulit berwarna biru dan perdarahan di bawah kulit

Kondisi ini bisa terjadi karena gangguan pembekuan darah.

13. Sesak napas

Ketika cairan menumpuk di dalam tubuh atau asidosis (banyak asam dalam darah), sesak napas bisa muncul.

Seperti yang telah disebutkan di awal, gejala biasanya baru muncul ketika kerusakan yang terjadi sudah cukup parah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X