Kompas.com - 11/03/2021, 12:25 WIB

KOMPAS.com - Piercing, atau menindik bagian tubuh tertentu kembali menjadi tren. Tidak terbatas pada telinga, orang-orang saat ini lebih banyak memilih untuk menindik di bagian hidung mereka.

Namun, salah satu kasus tindik hidung yang terjadi di Amerika belum lama ini mungkin bisa membuat kita berpikir ulang untuk memilih tempat tindik sembarangan.

Salah seorang wanita yang melakukan tindik di lubang hidung dikabarkan mengalami kondisi darurat dan harus dibawa ke rumah sakit karena gagal hati.

Hal itu disebutkan dokter yang menangani pasien wanita tersebut. Dokter mempercayai tindik hidung adalah sumber infeksi hepatitis B yang melukai organ hati pasien.

Alhasil, pasien mengalami pembengkakan otak dan kompilasi yang membahayakan nyawanya, sehingga dia membutuhkan transplantasi hati.

Baca juga: 9 Penyebab Hepatitis B yang Perlu Diwaspadai

"Jika saya menunggu hari lain untuk mendapatkan bantuan, peluang saya bertahan hidup sangat tipis," kata pasien asal Queens, New York, AS bernama Dana Smith kepada Today.

Dr Lew Teperman, direktur transplantasi organ di Northwell Health di Long Island, New York yang memberikan perawatan kepada Smith menjelaskan kondisi pasiennya.

"Dia berada dalam kesulitan yang sangat besar. Merupakan keajaiban kami bisa mendapatkan organ hati tepat pada waktunya," tutur Teperman.

Smith menerangkan, dia dalam kondisi sehat ketika memutuskan untuk menindik hidungnya pada hari Thanksgiving tahun lalu.

Dia juga sudah memikirkan tindik hidung selama beberapa tahun terakhir. Ketika temannya juga ingin menindik hidung, Smith merasa itu adalah waktu yang tepat baginya untuk ikut melakukan hal yang sama.

Temannya memilih salah satu body piercing studio di sebuah pusat perbelanjaan, dan Smith mempunyai kenalan yang pernah memasang tindik di sana.

Baca juga: 6 Gejala Hepatitis B yang Perlu Diwaspadai

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.