Kompas.com - 11/03/2021, 20:36 WIB
Membenahi lemari baju tidak sulit. Anda hanya perlu menyediakan waktu dan mengetahui trik yang tepat. iiduduMembenahi lemari baju tidak sulit. Anda hanya perlu menyediakan waktu dan mengetahui trik yang tepat.

Ada pula isu soal keselamatan kerja dan jam kerja panjang yang tidak manusiawi. Menerapkan gaya fesyen lambat bisa menjadi cara untuk menciptakan kondisi yang lebih baik.

Harapannya jika publik lebih banyak mengenakan item produksi slow fashion maka pelaku industi besar akan mengubah perilaku dan sistemnya.

Baca juga: Ini Brand Lokal yang Mengusung Konsep Sustainable Fashion

  • Ramah di kantong

Kebiasaan belanja item preloved jelas lebih ramah di kantong. Kebanyakan produk biasanya dijual dengan harga yang sangat murah.

Umumnya si pemilik sebelumnya tidak menjual demi keuntungan dan hanya berharap bisa mendapatkan pengguna baru. Hal ini menjadi keuntungan bagi pembeli karena ada lebih banyak uang yang bisa dihemat.

Dana yang dialokasikan juga bisa dipakai untuk memberi produk lain. Misalnya saja seperti tas atau sepatu.

Baca juga: 5 Tempat Donasi Barang Bekas agar Kembali Bermanfaat

  • Tidak ada duanya

Pakaian hasil dari thrifting shopping akan terasa unik dan tiada duanya. Kita bisa memodifikasi dan melakukan padu padan sesuai dengan gaya personal.

Metode ini menjawab persoalan banyak anak muda yang merasa produk fashion di pasaran tidak sesuai dengan seleranya. Selain itu, kita juga bisa berkreasi semaksial mungkin dengan berbagai pilihan.

  • Menyenangkan

Membeli berbagai item fashion preloved juga menyenangkan bagi sebagian orang. Berbeda dari belanja produk baru, kita harus sebisa mungkin memilih item yang paling sesuai dan berkualitas.

Karena itu perasaan senang yang didapatkan pasti berbeda dibandingkan berbelanja di mall atau toko. Terlebih lagi dengan berbagai dampak positif akan thrifting shop maka aktivitas belanja kita jadi lebih bermanfaat.

Baca juga: 4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.