Kompas.com - 16/03/2021, 17:47 WIB
Ilustrasi mertua SHUTTERSTOCKIlustrasi mertua

KOMPAS.com - Pernikahan bisa menjadi fase yang membahagiakan sekaligus penuh tantangan bagi setiap pasangan muda.

Ada banyak bantuan yang bisa diberikan oleh orang tua saat anaknya sedang bersiap mengikat janji sehidup semati.

Dr. Jeffrey Jensen Arnett dan Elizabeth Fishel, penulis buku When Will My Grown-Up Kid Grow Up? mengatakan, dibandingkan rekomendasi makanan atau tema pernikahan, saran pernikahan akan jauh lebih bermanfaat.

Karena itu, ia menyarankan para orang tua untuk tidak menunda pembicaraan ini.

Sayangnya kebanyakan orang tua di Indonesia belum banyak yang menyadari pentingnya berbicara soal kehidupan perkawinan kepada anaknya.

Meskipun sudah dewasa, anak tetap butuh masukan dari orang tua yang jauh lebih berpengalaman menjalani mahligai pernikahan. Saran ini bisa menjadi pegangan bagi anak saat didera masalah pernikahannya.

Baca juga: Penting, Pria Harus Mempelajari 8 Hal Ini Sebelum Menikah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan terapis pernikahan dan kehidupan keluarga ini, setidaknya ada 4 hal yang harus disampaikan pada anak sebelum menikah dilansir dari laman American Association of Retired Persons pada Selasa (16/03/2021) antara lain:

  • Practise, don't preach

Sampaikan pada anak untuk menjadi pasangan yang menyenangkan dibandingkan mengomel atau berkeluh saat menghadapi masalah.

Terapis pasangan Peter Pearson dan Ellyn Bader, penulis Tell Me No Lies mengatakan jika sikap terbuka dan terus terang penting untuk menjaga pernikahan tetap langgeng.

  • Pernikahan tidak harus sempurna

David Treadway, terapis pasangan di Massachusetts menjelaskan jika banyak anak kerap mengira pernikahan orang tuanya sempurna dan tanpa perdebatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X