Kompas.com - 16/03/2021, 21:10 WIB

Menurutnya, praktik yang viral saat ini dilakukan oleh tenaga salon dan kecantikan abal-abal. Mereka ini jelas bukan tenaga kesehatan terverifikasi yang berpengalaman dan memiliki ilmu yang memadai.

Jika pun ada dokter yang melakukannya, ia menilainya sebagai oknum tidak bertanggungjawab yang miskin ilmu dan mementingkan keuntungan saja.

Baca juga: 6 Cara Mengencangkan Payudara Tanpa Operasi Plastik

Efek samping berbahaya

Filler di bagian tubuh seperti payudara, bokong maupun penis, sangat diharamkan karena implikasi medisnya sangat besar.

Sayangnya sampai saat ini masyarakat masih kerap tergoda dengan tindakan berbahaya ini. Dokter Mita, demikian ia akrab disapa, menyayangkan masih banyak masyarakat yang tergiur dengan harganya yang murah.

Padahal, jika ditilik lebih lanjut, biasanya lokasi maupun peralatan treatment yang dipakai juga tidak meyakinkan.

Namun demi penampilan yang cantik, cepat dan murah banyak yang tetap nekat melakukannya.

"Jangan mudah tergiur dengan iklan yang bombastis, murah ujung-ujungnya hancur," tandasnya. Ia berharap masyarakat segera meninggalkan praktik ini agar tak ada lagi yang jadi korban berikutnya.

Baca juga: Yuk, Rutin Periksa Payudara Sendiri Sebulan Sekali 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.