Kompas.com - Diperbarui 13/09/2021, 14:56 WIB

Meski demikian, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum minum air jahe merah terlalu banyak.

Beberapa orang percaya bahwa konsumsi air jahe merah saat hamil muda bisa menyebabkan keguguran, meski klaim ini sebetulnya belum memiliki landasan yang ilmiah.

Baca juga: Mengapa Tak Semua Ibu Hamil Alami Morning Sickness?

Mengolah jahe merah

Manfaat jahe merah dapat diperoleh dengan berbagai cara pengolahan. Mulai dari diolah menjadi minuman jahe merah, ditambahkan ke dalam makanan, dijadikan ginger shot, hingga digunakan sebagai minyak esensial.

Kini juga sudah tersedia banyak minuman jahe merah yang sudah diolah menjadi minuman siap seduh.

Wedang jahe merah

Menurut SehatQ, olahan paling populer adalah menjadikan rimpang jahe merah sebagai bahan baku minuman, seperti wedang jahe, sekoteng, bandrek, jamu, dan lainnya.

Salah satu cara pengolahannya adalah dijadikan wedang jahe. Cara membuat wedang jahe merah adalah sebagai berikut:

  • Siapkan bahan-bahan berupa 400 ml air, 100 gram jahe, 1 ruas jari kayu manis, 1 batang serai, dan 3 sendok makan gula jawa (sisir).
  • Ambil batang serai dan geprek.
  • Siapkan kayu manis.
  • Didihkan air, masukkan jahe, serai, kayu manis.
  • Masak dengan api kecil, masukkan gula jawa.
  • Cek rasa dan sajikan.

Sekoteng jahe merah

Sementara itu, jika ingin mencoba mengolah sekoteng jahe merah, berikut tahapannya:

  • Siapkan 1 liter air, 2 sdm gula merah, sisir kasar, 2 ruas jahe merah yang telah digeprek atau dimemarkan, 2 batang serai yang telah dimemarkan, dan 2 lembar daun pandang yang diikat simpul. Kemudian siapkan 1 genggam kacang tanah sangrai yang telah dibuang kulitnya 50 gram kacang hijau rebus, 1 lembar roti tawar gandum yang dipotong dadu, kolang-kaling yang telah direbus, serta sejumput garam.
  • Rebus air hingga mendidih.
  • Masukkan jahe, serai, dan daun pandan. Masak hingga aromanya keluar.
  • Tambahkan gula merah dan garam. Aduk-aduk hingga semua bahan tercampur merata atau gula larut.
  • Saring airnya untuk memisahkan jahe, serai, dan daun pandan.
  • Tempatkan air rebusan tersebut dalam sebuah wadah.
  • Tambahkan toping seperti kacang tanah sangrai, kolang-kaling, dan roti tawar.
  • Sekoteng siap dinikmati selagi hangat.

Baca juga: Ragam Herbal dan Biji-Bijian yang Ampuh Dongkrak Daya Tahan Tubuh

Cara menyimpan jahe merah

Usahakan mengolah jahe merah sesegera mungkin agar tetap layak dikonsumsi.SHUTTERSTOCK/OUTSIDER321 Usahakan mengolah jahe merah sesegera mungkin agar tetap layak dikonsumsi.
Menurut buku Panduan Mudah Budidaya Jahe Merah yang ditulis oleh Ira Septa Ningrum (2019), rimpang jahe, terutama yang dipanen pada umur yang masih muda, tidak bisa bertahan lama disimpan di gudang. Ini berlaku untuk semua jenis jahe, termasuk jahe merah.

Oleh karena itu, usahakan mengolah jahe merah sesegera mungkin agar tetap layak dikonsumsi.

Untuk mendapatkan rimpang yang berkualitas, jahe merah dipanen pada umur tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.