Kompas.com - 17/03/2021, 14:32 WIB

Seperti yang dikatakan sebelumnya, bayi bisa mempertahankan rasa lapar selama 2-3 jam. Jadi ibu bisa kembali menyusui pada pukul 7.00-8.00 ketika bayi sudah merasa lapar.

Lanjutkan pola tersebut hingga waktu tidur bayi. Artinya, berikan susu kepada bayi setiap 2-3 jam sekali. Jadwal ini perlu diperkenalkan secara sengaja dan sadar.

Baca juga: Cegah Stunting, Protein Hewani Harus Ada dalam MPASI

"Kalau sebelum dua jam bayi menangis, bukan berarti dia lapar. Bisa karena bosan, tidak nyaman, ngantuk, sakit, dan lain-lain. Jadi tidak harus dikasih susu," kata Kanya.

Kendati demikian, orangtua tetap perlu mengevaluasi penerapan jadwal makannya. Pastikan bayi menyusui dengan benar (pelekatan bagus), produksi ASI cukup, dan berat badan sesuai indikator.

Lalu di usia enam bulan, dengan pola makan yang sudah ada, orangtua tinggal mengganti jenis makanan yang dikonsumsi dengan kebutuhan bayi.

Bila sebelumnya bayi hanya mengonsumsi ASI, maka di usia enam bulan mulai diberikan MPASI. Jadwal makannya sama seperti menyusui.

"Misalnya dari yang tadinya pukul 9.00 menyusu, ganti ASI menjadi makanan semi padat. Lalu pukul 3.00 sore yang tadinya menyusu ganti jadi camilan," kata Kanya.

Kemudian di usia tujuh bulan, bila tadinya bayi menyusu pada pukul 12.00, maka gantilah menjadi waktu makan siang.

Begitu juga pada pukul 15.00, ganti susu dengan memberikan camilan.

"Jadi jam makannya tetap, sudah terstruktur, hanya tinggal mengganti jenis makanannya. Pola yang sudah terbentuk dapat meminimalisir drama sulit makan," kata Kanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.