Kompas.com - 19/03/2021, 15:12 WIB
Ilustrasi sopan santun shutterstockIlustrasi sopan santun

KOMPAS.com - Salah satu cara menjaga hubungan baik saat berinteraksi dengan orang lain adalah menjaga kesopanan dan bersikap ramah.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki kemampuan tersebut karena tidak terbiasa melakukannya. Kendati demikian, kemampuan untuk bersikap sopan dan ramah masih bisa dilatih.

Berikut cara melatih kesopanan dan sikap ramah saat berinteraksi dengan orang lain.

1. Mengingat nama orang yang ditemui

Praktik yang satu ini memang mudah diucapkan daripada dilakukan.

Tidak semua orang bisa mengingat nama orang yang baru ditemui. Terlebih jika ke depannya orang baru tersebut jarang ditemui.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pakar etiket Evie Granville memberikan saran agar bisa mengingat nama seseorang. Caranya kaitkan nama tersebut dengan sesuatu yang memiliki arti dalam hidup.

Misalnya ketika berkenalan dengan seseorang bernama Mira dan kebetulan namanya sama dengan tante.

Ingatlah jika orang tersebut memiliki nama yang sama dengan tantemu. Dengan demikian, ketika bertemu lagi di lain kesempatan masih mengingat namanya.

Baca juga: Jangan Lupa Nama Orang Saat Perkenalan Pertama

2. Tersenyum

Salah satu tindakan yang menunjukkan kesopanan adalah tersenyum kepada orang lain. Senyum juga mengundang orang lain untuk berinteraksi.

Menurut suatu penelitian di Swedia, seseorang tidak bisa menahan senyum ketika melihat orang lain tersenyum kepadanya.

Dari saling melempar senyum dapat tercipta interaksi yang lebih baik.

Baca juga: Sudah Tersenyum Hari Ini? Ketahui 9 Manfaat Senyum agar Lebih Bahagia

3. Mendengarkan

Granville mengatakan, orang yang memiliki sikap sopan secara alami akan mendengarkan orang lain ketika berbicara.

Mereka tak hanya sekadar menanggapi dengan senyuman atau anggukan. Tetapi juga mengajukan pertanyaan atau tanggapan yang menunjukkan dirinya benar-benar mendengarkan.

"Ketika merasa orang lain mendengarkan ucapan kita, tentu rasanya senang. Ini dapat meningkatkan keinginan untuk berinteraksi," kata Granville.

4. Berpikir sebelum berbicara

Terkadang ketika merasa ada hal yang kurang pantas atau terlihat tidak nyaman, kebanyakan orang cenderung langsung mengungkapkannya.

Tapi mereka kerap tidak memerhatikan kata-katanya mungkin akan menyakiti orang yang mendengarnya atau tidak. Di sinilah pentingnya berpikir sebelum berbicara.

Menurut Heather Nelson, berpikir sebelum berbicara dan menahan keinginan untuk mengucapkan kata-kata tercela adalah ciri orang sopan.

Selain itu, orang yang sopan juga akan berbicara dengan sangat hati-hati dan cenderung memperlambat kata-katanya.

Baca juga: Jangan Lakukan Hal Tidak Sopan Ini saat Belanja ke Swalayan

5. Tidak senang membicarakan orang lain

Saat berkumpul bersama teman, terkadang ada pembicaraan yang membahas tentang orang lain yang tidak ikut serta.

Orang yang sopan biasanya enggan terlibat dalam pembicaraan tersebut karena menurutnya tidak pantas.

Mereka sering kali lebih banyak diam, menanggapi dengan perspektif berbeda, atau mencari bahan pembicaraan lain.

6. Berusaha berbaur dalam pertemuan

Walaupun memiliki sifat pendiam, orang yang sopan akan berusaha berbaur di tengah acara seperti pesta. Hal itu dilakukan untuk menghormati yang mengundangnya.

Ilustrasi pria Bali namasteshutterstock Ilustrasi pria Bali namaste
7. Tidak mengeluh

Ciri lain orang sopan adalah tidak mengeluh dengan apa yang diterimanya. Terutama jika orang lain sudah menyiapkannya seperti makanan.

Alih-alih mengeluh, orang dengan sikap sopan malah akan mengucapkan terima kasih walau mungkin makanan yang disiapkan tidak disukainya.

Baca juga: 7 Cara Berhenti Mengeluh Agar Lebih Bahagia

8. Mengirim pesan dengan serius

Beberapa orang mungkin ada yang merasa menyesal setelah mengirim pesan kepada orang lain karena ada yang salah dengan kata-katanya.

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, orang yang sopan akan sangat hati-hati dalam berbicara. Termasuk urusan mengirim pesan.

Dia akan membaca pesannya berulang kali untuk memastikan tidak ada kesalahan.

9. Memberi pujian dengan hati-hati

Menurut Granville, orang yang sopan menghindari memberikan pujian yang terkait penampilan fisik terutama kepada orang tua.

Orang sopan cenderung memberikan pujian untuk hal-hal lain. Selain itu, ada pula yang berpikir tidak semua pujian harus diucapkan.

10. Tidak menghakimi

Granville mengatakan, orang sopan sangat menghindari perilaku menghakimi. Mereka tidak mau berasumsi tanpa tahu hal sebenarnya.

Di sisi lain, mereka cenderung berusaha melakukan sesuatu yang berdampak baik sebelum keadaan menjadi lebih buruk.

Baca juga: Wanita Lebih “Sadis” dalam Menilai Penampilan Orang Lain

11. Tahu waktu dan cara mengatakan tidak

Beberapa oranng membutuhkan keberanian besar untuk mengatakan tidak alias menolak permintaan orang lain.

Penolakan tidak serta merta dikaitkan dengan kesopanan. Orang yang sopan tahu kapan dirinya harus mengatakan tidak dan bagaimana cara mengucapkannya.

12. Memiliki kesiapan

Orang yang sopan selalu siap dengan apapun yang akan terjadi dan segala sesuatu dalam hidupnya. Hal ini dikarenakan mereka tidak ingin merepotkan orang lain.

13. Menguasai empati

Pada akhirnya etika kesopanan diukur dari empati yang diberikan kepada orang lain. Orang yang sopan tahu cara memperlakukan orang lain sesuai dengan kondisinya.

Baca juga: 6 Kebiasaan untuk Mengasah Rasa Empati, Mau Coba?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.