Kompas.com - 22/03/2021, 13:37 WIB
Sebuah video menunjukkan salah satu rumah mewah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dibongkar maling. TANGKAPAN LAYARSebuah video menunjukkan salah satu rumah mewah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dibongkar maling.

KOMPAS.com - Kita pantas berhati-hati dalam memilih pengontrak, ketika hendak menyewakan rumah atau properti lainnya.

Sebab, salah-salah malah bisa membuat diri kita menjadi korban tindak kriminal seperti yang terjadi pada sebuah rumah mewah di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sewa rumah memang menjadi salah satu bisnis yang disukai karena dianggap tidak perlu keahlian khusus, dengan pemasukan dan pasar yang cenderung stabil.

Baca juga: Pencurian Rumah Mewah di Kebon Jeruk: Pelaku Bongkar Material Bangunan

Pemilik cukup menyediakan properti seperti rumah, apartemen dan kos, atau kios lalu menerima uang sewa secara rutin dari pengontrak, sesuai kesepakatan.

Meski demikian, pengalaman di Kedoya tentu bakal mengingatkan kita untuk peka dan berhati-hati dalam memilih penyewa.

Ada banyak aspek yang harus dipertimbangkan, bukan hanya soal kemampuan finansialnya semata.

Jika perlu, susunlah kriteria khusus pada calon penyewa dan disampaikan sejak awal kesepakatan.

Tentunya, hal utama yang harus dilakukan adalah mengenali siapa penyewa, dengan meminta dia menujukkan kartu identitas, dan menyerahkan salinannya.

Jangan lupa, buatlah kesepakatan tertulis di atas meterai, berisi hal-hal yang harus diperhatikan oleh kedua pihak.

Hal ini penting dilakukan untuk mengurangi potensi kerepotan atau masalah di kemudian hari.

Lebih lanjut, masih ada setidaknya lima hal lain yang harus dimiliki oleh calon penyewa rumah, sebelum memercayakan propertinya kepada penyewa.

  • Kemampuan membayar

Salah satu filter paling utama adalah kemampuan penyewa untuk membayar biaya yang dibebankan.

Rumah kontrakan adalah investasi jadi sangat penting bagi kita untuk melindungi aset yang dimiliki.

Baca juga: 11 Rahasia yang Didukung Sains untuk Rumah Bebas Stres

Pastikan jika pengontrak sanggup membayar dan memelihara rumah tersebut.

Hal ini bisa dinilai dengan mengetahui status pekerjaan pengontrak atau sumber penghasilan yang akan dibayarkan untuk biaya sewa.

  • Kejujuran

American Apartment Owners Association (AAOA) menjadikan kejujuran sebagai salah satu indikator penting yang harus diterapkan oleh landlord.

Ketahui kujujurannya dengan mencari informasi atau rekomendasi lebih lanjut.

Misalnya mengontak kantornya atau meminta bukti penghasilan. Jika terbukti berbohong maka bisa saja ini menjadi tanda bahaya.

Kebohongan kecil di awal bisa memicu ketidajujuran lainnya. Dikhawatirkan nantinya penyewa tidak akan menghargai aturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan dengan cara berbohong.

  • Komitmen jangka panjang

AAOA juga menyarankan untuk mencari penyewa dengan komitme jangka panjang.

Misalnya saja fresh graduate yang baru mulai bekerja, keluarga muda atau orang yang memiliki keluarga besar di daerah tersebut.

Orang dengan latar belakang tersebut dinilai lebih menguntungkan sebagai penyewa.

Kita tak perlu repot mencari penyewa baru lagi, dan biasanya juga lebih bertanggung jawab dalam soal pembayaran.

  • Kerapian 

Kita jelas tidak ingin rumah yang kita sewakan berantakan atau rusak tak terurus. Karenanya,  pastikan mencari penyewa yang rapi dan menjaga kebersihan tempat tinggalnya.

Brandon Turner, salah satu investor real estate di AS menilai, jika gaya hidup sehari-hari penyewa bersih dan teratur, maka berarti mereka merawat properti dengan baik.

Baca juga: Ciptakan Rumah Sehat tanpa Debu, Intip 9 Tips Cara Mengakalinya

Hal ini bisa diketahui secara singkat dalam pertemuan pertama atau saat mereka mengunjungi properti yang ingin disewa.

Perhatikan apakah mereka berpakaian rapi dan bersih. Sebab, jika penampilan mereka berantakan maka itu bisa menjadi pertanda buruk.

  • Bebas dari tindak kriminal

Tindaan kriminal bisa mendatangkan masalah maupun kerugian bagi kita. Karena itu pastikan calon penyewa tidak pernah terlibat masalah baik kriminal, obat-obatan atau perjudian.

Lakukan pemeriksaan latar belakang pada calon penyewa untuk memastikan dia tidak memiliki masa lalu yang buruk.

Saat ini, sudah lebih mudah untuk mencari informasi seseorang berbekal media sosial.

Tanyakan pula soal asal daerahnya dan tempat tinggalnya sebelumnya, demi mendapatkan gambaran yang lebih jelas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X