Kompas.com - 23/03/2021, 06:06 WIB
Laga catur persahabatan antara Dewa Kipas Dadang Subur melawan WGM Irene Sukandar pada Senin (22/3/2021). Dok. Tangkapan Layar YouTube Deddy CorbuzierLaga catur persahabatan antara Dewa Kipas Dadang Subur melawan WGM Irene Sukandar pada Senin (22/3/2021).

KOMPAS.com - WGM Irene Sukandar, pecatur Indonesia yang bertanding melawan Dewa Kipas, mulai menjadi juara di berbagai kejuaraan catur dunia sejak usia 10 tahun.

Banyak nama pecatur andal lainnya juga membuktikkan prestasinya saat masih berusia amat belia.

Bahkan hampir seluruh pemain catur ternama memang mulai belajar permainan ini saat masih amat muda.

Hal ini mendatangkan pertanyaan apakah mustahil belajar dan menjadi jagoan catur ketika sudah dewasa?

Belajar bermain catur saat sudah berusia dewasa memang tidak semudah ketika masih muda. Pasalnya, otak sudah mengalami penurunan kemampuan dan tidak lagi secemerlang biasanya.

Namun, bukan berarti mustahil untuk melakukannya asalkan kita memiliki kesabaran dan dedikasi. Luangkan sedikit waktu secara rutin untuk melatih kemampuan strategi dan analisis dalam permainan ini.

Baca juga: Menjaga Ingatan, Mencegah Penyakit Demensia

Selain itu, tak ada salahnya menerapkan beginner mindset untuk mempermudah proses pembelajaran ini.

Penulis Tom Vanderbilt dalam bukunya mengatakan bahwa kita masih memiliki "neuroplastisitas" - kemampuan otak untuk memperbaiki dirinya sendiri dalam menanggapi tantangan baru.

Lebih lanjut, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan orang dewasa dari permainan ini antara lain:

  • Mempertajam ingatan

Semain berumur, banyak orang bermasalah dengan ingatan yang tak lagi tajam seperti biasanya. Bermain catur dapat membantu mengurangi masalah ini karena catur melatih kita untuk mengingat dengan lebih baik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X