Kompas.com - 23/03/2021, 12:15 WIB

"Seakan dia adalah orang yang salah, malu karena kondisinya, merasa dia lah yang perlu memperbaiki diri karena tidak kuat atau kurang bersyukur, dan sejenisnya."

"Padahal ini isu kompleks dan perlu bantuan profesional, bukan isu kesalahan personal," ungkap Jiemi ketika dihubungi Kompas.com melalui pesan teks.

Kondisi ini membuat banyak penderita gangguan jiwa tidak mendapatkan pertolongan.

Bahkan, untuk untuk gangguan makan, banyak penderitanya yang tidak sadar bahwa kondisi yang dialaminya adalah gangguan jiwa.

Baca juga: 6 Jenis Eating Disorder, Kenali Gejalanya Agar Cepat Tertangani

Tak menutup kemungkinan kita akan menghadapi kondisi di mana orang dekat kita curhat bahwa dirinya mengalami gangguan makan atau gangguan jiwa.

Alih-alih menyederhanakan masalah yang dihadapi orang tersebut, hal pertama yang bisa kita lakukan adalah memberikannya kesempatan untuk menceritakan kondisinya.

Menurut Jiemi, di momen itu kita bisa mulai memahami kondisi yang dialami orang tersebut, bukan langsung memaksakan pemahaman pribadi kita.

Hindari pula membandingkan kondisi tersebut dengan kondisi lainnya yang mungkin tidak akan bermanfaat bagi penderita.

"Ketika ada orang curhat, misal tentang gangguan makan yang dialami, ini adalah kisah emosional, maka hindari argumentasi rasional."

"Membandingkan penderitaan yang satu dengan yang lain dengan rasional bisa jadi tidak bermanfaat. Atau berargumen tentang yang kita pikir rasional tentang keluhan lawan bicara," ujar Jiemi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.