Kompas.com - 23/03/2021, 13:56 WIB
Ilustrasi menyilangkan kaki shutterstockIlustrasi menyilangkan kaki

4. Duduk menopang kaki

Jika kita duduk dengan kaki disilangkan dengan pergelangan kaki ditopang di atas lutut, itu berarti kita sedang merasa percaya diri dan mendominasi.

Dikenal sebagai "angka empat" dalam lingkaran bahasa tubuh. Driver menjelaskan saat kita duduk dalam posisi ini, maka kita membuka zona kekuatan.

"Kita memiliki tiga area di tubuh yang akan dibuka saat merasa bebas dari stres yakni lesung leher, pusar, dan bagian-bagian yang berkaitan dengan seksualitas," kata dia.

Menurut Driver, posisi duduk ini kebanyakan didominasi oleh pria, tetapi wanita juga semakin sering terlihat duduk seperti ini.

Bahasa tubuh atau komunikasi non-verbal ini juga dapat berarti kita sedang menahan diri, tidak yakin, atau takut yang menjadi hal umum dalam situasi wawancara.

Baca juga: 5 Bahasa Tubuh yang Cerminkan Komitmen dalam Hubungan Asmara

Peases menambahkan, pria sangat menyukai wanita yang duduk dengan posisi menyila. Jadi, bagi para wanita yang sedang ingin menarik perhatian seorang pria, silangkan kaki di lutut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Berdiri dengan tangan di pinggul

Banyak orang mungkin mengira pose ini adalah komunikasi non-verbal yang menunjukkan sisi percaya diri.

Tetapi, waspadalah karena sikap ini justru sering kali terkesan agresif. Sebab, kita mengambil lebih banyak ruang dan "mengancam" dengan siku lancip, yang seakai mencegah orang lain untuk mendekat.

Menurut Peases, bahkan hanya dengan menyangga satu tangan di pinggul, kita dapat memberikan getaran yang mengintimidasi.

Maka dari itu, pastikan kita tidak pernah membuat kesalahan bahasa tubuh seperti ini selama wawancara kerja atau pada acara penting lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.